| Senin, 03 Januari 2005 | PANTURA |
"Program Kerja Tak Usah Muluk-Muluk"TEGAL- Helmi Ircham SE terpilih sebagai ketua Hipmi Kota Tegal periode 2004-2007 dalam Muscab di Hotel Bahari Inn, belum lama ini. Mencuatnya nama Helmi tidak diperkirakan sebelumnya, seperti dikemukakan seorang peserta, Trio Wibowo, yang menilai ketua baru itu belum begitu akrab di dunia usaha di Kota Tegal. Meski demikian, terpilihnya Helmi sekaligus menjawab siapa figur yang memimpin Hipmi Kota Tegal, setelah sebelumnya dinyatakan domisioner oleh Ketua Hipmi Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono MBA. Menurut Humas, Agus Widjanarko, proses pemilihan kali pertama itu berlangsung cukup panas. Pasalnya, dalam proses pemilihan yang dihadiri 37 pengusaha muda sempat timbul tarik-menarik antara mekanisme serta cara aklamasi dan formatur. "Proses pemilihan, kemudian menyepakati ketua dipilih oleh tim formatur yang beranggotakan lima orang. Kemudian, tim formatur itu memilih Helmi sebagai ketua," katanya, kemarin. Menurut keterangan Wakil Ketua Hipmi Jateng, Wahyudin Noor Aly, mekanisme pemilihan dengan sistem formatur bisa dibenarkan. "Semua kami kembalikan kepada peserta. Kalau disepakati dengan pemilihan oleh tim formatur, tidak ada masalah. Itu wewenang dari peserta. Kami hanya memantau proses pemilihannya." Memberdayakan Helmi ketika ditemui mengaku dalam memimpin organisasi kali pertama itu, tidak akan memberikan janji-janji. "Satu hal yang ingin saya terapkan dalam menyusun program kerja, tidak muluk-muluk. Sederhana saja, konsolidasi internal dan membentuk networking. Bagi saya, yang penting ada proses regenerasi," katanya. Dia yang juga merupakan rekanan Sub-Dolog Eks Karesidenan Pekalongan tersebut mengatakan, pihaknya akan menjadikan Hipmi sebagai komunitas pengusaha yang terbentuk tidak sekadar struktural namun juga kultural. "Dari situlah akan muncul networking, dan eksistensi Hipmi sebagai wadah aspirasi akan tetap terjaga," tandasnya. (G12-42a) |