logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 31 Desember 2004 INTERNASIONAL
Line

Tinggalkan Kekaisaran demi Cinta

TOKYO - Putri Sayako, satu-satunya anak perempuan kaisar Jepang, bertunangan dengan warga biasa, dan akan menikah pada akhir tahun depan, kata anggota kerajaan negara itu, Kamis kemarin.

Putri Sayako (35), yang biasa dipanggil Nori, akan meninggalkan keluarga kekaisaran setelah menikah dengan Yoshiki Kuroda (39), yang bekerja di departemen perencanaan kota di Tokyo.

Nori merupakan putri pertama yang menikah dengan orang di luar keluarga kerajaan sejak 1960, dan anak yang mungkin dimilikinya tidak berhak mewarisi takhta.

"Membanggakan bahwa pasangan itu memutuskan untuk hidup bersama setelah hampir dua tahun menjalin persahabatan," kata Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko dalam sebuah pernyataan. Anggota kerajaan Toshio Yuasa secara resmi mengumumkan pertunangan tersebut dalam satu konferensi pers.

Kuroda yang tersenyum lebar membungkuk pada wartawan saat dia meninggalkan rumahnya pada pagi hari dan menuju istana di pusat kota Tokyo.

Anggota perempuan keluarga kerajaan yang meninggalkan kerajaan karena menikah berhak mendapatkan uang lebih dari 305 juta yen (sekitar Rp 26,460 miliar), dan laporan-laporan media menyebutkan bahwa berdasarkan peraturan yang ada, Nori mungkin menerima separo dari jumlah tersebut.

Pasangan tersebut, yang telah berteman lama, tamatan Universitas Gakushuin di Tokyo dan sama-sama tertarik pada margasatwa.

Nori, putri bungsu dari tiga anak kaisar, bekerja paro waktu di satu lembaga riset ornitologi. Dia belum mengatakan apakah dia berencana melanjutkan pekerjaannya itu.

Pengumuman resmi pertunangan itu, yang dilaporkan media Jepang bulan lalu, ditunda dua kali. Pertama, saat serangkaian gempa di Jepang utara yang terjadi 23 Oktober lalu dan menewaskan 40 orang. Dan kedua setelah kematian saudara tua sang putri.(rtr-niek-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA