SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 30 Desember 2004

BAGDAD - Pemilu Irak makin dekat, namun aksi kekerasan bukannya reda melainkan tambah marak. Dalam aksi kekerasan terbaru, Selasa malam waktu Bagdad (Rabu dini hari WIB), 28 orang tewas.

KIEV - Perdana Menteri Ukraina Viktor Yanukovich mengajukan pengaduan kepada Komisi Pemilu dan Mahkamah Agung, Rabu kemarin. Dia menuding pemilihan presiden tahap kedua, Minggu lalu, telah dicurangi lawannya.

SAN FRANCISCO - Pemerintah Filipina tak dapat mengajukan banding atas keputusan pengadilan terhadap kasus class-action (gugatan yang disampaikan oleh sekelompok orang yang menjadi korban kebijakan yang mengakibatkan menderita rugi dalam kondisi yang sama) terhadap mantan Presiden Ferdinand Marcos, kata pengadilan negeri AS, Rabu kemarin.

AMMAN - Mantan Jaksa Agung AS Ramsey Clark, Rabu kemarin, mengumumkan bahwa dia bergabung dalam tim pembela mantan Presiden Irak, Saddam Hussein. Saddam akan diadili dalam sidang pengadilan Irak yang dijadwalkan setelah pemilihan umum bulan depan.

PHNOM PENH - Pengadilan Kamboja, Rabu kemarin, menjatuhkan hukuman kepada yang dicurigai pelaku teror dari Indonesia, Hambali, secara in absentia dan lima orang lainnya, dengan penjara seumur hidup karena merencanakan serangan teroris di negara tersebut namun membebaskan seorang warga Mesir yang sebelumnya dicurigai.

TSUNAMI yang menghancurlumatkan wilayah pantai banyak negara di tepi Samudera Hindia menewaskan sekitar 70.000 orang (data Rabu kemarin). Untung, ribuan orang selamat dari bencana itu, dan dapat menuturkan cerita mereka.

KOLOMBO - Para pejabat suaka alam Sri Lanka merasa heran, karena sejauh ini belum satu pun bangkai binatang ditemukan di antara mayat-mayat manusia yang berserakan di mana-mana.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA