| Kamis, 30 Desember 2004 | MURIA |
woro woroRefleksi Akhir Tahun Kader Muda NUJEPARA - Di pengujung 2004, kader muda Nahdlatul Ulama Jepara akan mengadakan refleksi bertema ''Review Kegelisahan Warga NU''. Acara itu akan dilaksanakan Jumat (31/12) pukul 13.00 di Pondok Pesantren Mathla' Al Nasi'in, Pecangaan Jepara. Lembaga Kajian Strategis GP Anshor Jepara Adib KH Zaman mengatakan, acara akan dihadiri sekitar 50 kader muda NU se-Jepara. (mds-15e) Anak Tunawicara Hilang JEPARA - Kafid (14), sudah hampir tiga minggu ini menghilang dari rumahnya di Kelurahan Jobokuto, Jepara. Saat meninggalkan rumahnya pada 9 Desember lalu, dia berpakaian kaus putih bergaris hitam, celana biru tua, memakai topi bertuliskan Kymco. Ciri-cirinya, tinggi lebih kurang 130 cm, tidak bicara (bisu), kalau berjalan jinjit, suka ngiler, dan bertangan kidal. Warga yang mengetahui atau menemukan Kafid dimohon menghubungi Bapak Bambang, Jobokuto RT 6 RW 5, Jepara, atau nomor telepon 0291-598039, 597927, dan hp 081 228 97974.(kar-15e) Diduga Curi Perahu, Bocah Ditahan JEPARA - DS(15), warga Desa Ujungbatu Kecamatan Jepara kemarin ditahan di Mapolres Jepara. Dia dibawa ke Polres, Selasa (28/12) setelah dipergoki membawa perahu milik Sutiyono (37), warga Desa Bandengan RT 08 RW 3 Kecamatan Jepara. Menurut keterangan Kaurbinops Reskrim Iptu Kumija SH, usaha pencurian itu terjadi pada Selasa (28/12) sekitar pukul 11.00 di Dukuh Sekembu Desa Bandengan Kecamatan Jepara. Pada siang itu perahu kecil diparkir di daratan pinggir pantai Desa Bandengan oleh pemiliknya. Karena sepi, tersangka yang waktu itu bersama rekannya S (16) berusaha membawa kabur perahu tersebut dengan mendorong ke perairan menuju pantai desanya, Ujungbatu. Namun, tak lama kemudian seorang warga Dukuh Sekembu mengetahui bahwa perahu tersebut milik Sutiyono. Dia pun curiga dan langsung membawa anak tersebut ke Balai Desa Bandengan, sebelum kemudian diserahkan kepada Polres. Saat ditemui di kantor Reskrim siang kemarin, tersangka mengaku perahu tersebut akan digunakan untuk memancing bersama rekannya S. ''Namun, saya ditangkap,'' ujarnya singkat. Dia yang hanya berpendidikan SD kelas III itu biasa memancing di pantai, tapi tak pernah menggunakan perahu. Saat ditanya mengapa membawa perahu ke desanya, dia tak menjawab. Iptu Kumija menambahkan, diduga anak itu akan mencuri perahu tersebut. Karena itu, dia tetap akan diproses secara hukum. (mds-15e) |