SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Rabu, 29 Desember 2004

BANYUMAS-Ratusan rumah di Desa Kalibagor dan Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, serta Sokaraja Kidul, Kecamatan Sokaraja, dilanda banjir akibat air Kali Pelus dan Kali Bener meluap, Senin (21/12) malam.

PURWOKERTO- Sekitar 100 mahasiswa dari berbagai elemen di Purwokerto, pedagang Pasar Wage, dan warga masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Banyumas Menggugat (FRBM), kemarin, demonstrasi. Mereka menuntut Bupati Banyumas mengundurkan diri.

 

PURBALINGGA- Kawanan celeng atau babi hutan beberapa pekan terkahir ini menyerang lima desa di Kecamatan Rembang. Binatang itu memakan tanaman palawija di kebun dan ladang penduduk di Desa Tanalum, Karangbawang, Panusupan, Bantarbarang, dan Losari.

PURWOKERTO- Untuk menyelesaikan masalah pembangunan toserba Matahari Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, DPRD Banyumas membentuk tim mediasi. Tim akan menemui pengelola Matahari (Budi Hartono) dan Grosir Moro (Made Widiana).

BANJARNEGARA - Lima lowongan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Banjarnegara tak terisi. Jadi dari 276 lowongan yang tersedia terisi 271. ''Yang tak terisi dibiarkan kosong. Hal itu juga terjadi di kabupaten lain. Untung, di sini hanya lima. Itu lebih sedikit daripada di daerah lain,'' kata Kepala Bagian Tata Usaha Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs Suhardjo, kemarin.

PURBALINGGA- Kabupaten Purbalingga merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki peninggalan prasejarah zaman batu neolitikum terbesar di Asia. Situs itu antara lain ditemukan di Desa Pelumbungan, Limbasari, Mujan, dan Dagan (Bobotsari) serta Bandingan dan Karangjambu (Karangreja).

 

KEGIGIHAN Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Banyumas mengelola dan melestarikan alam membuahkan hasil. Kini, daerah ini dikenal punya kepedulian tinggi menjaga ekosistem dan hutan dan serta serius melestarikan lingkungan.

PURWOKERTO - Kepala SMK Ma'arif NU 1 Cilongok, Dakhirin SPd, menyatakan Alex Budi Prasetyo (20) yang ditangkap polisi karena membawa ganja bukan siswa sekolah kejuruan itu. Sebelumnya diberitakan, polisi menembak dua bandar ganja yang baru turun dari bus, yaitu Candra Lukito dan Alex.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA