logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Desember 2004 SEMARANG
Line

Tiga Parpol Bentuk Komunikasi Politik

KENDAL - Tiga parpol di DPRD Kendal, yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat, Senin lalu bersepakat membentuk sebuah forum silaturahmi dan komunikasi politik. Pembentukan forum itu tampaknya untuk memunculkan figur bakal calon bupati dan wakilnya.

Pasalnya, babak pelaksaanan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Kendal semakin dekat. Puncaknya akan digelar pada 13 Juni mendatang.

"Langkah awal forum yang kami sepakati ini lebih berkonsentrasi menyoroti kajian-kajian strategis. Misalnya perkembangan politik lokal saat ini, yaitu APBD II 2004. Meski demikian, tidak menutup kemungkinannya forum ini akan mengarah pada pemunculan figur bupati dan wakilnya," kata Ketua DPD Partai Golkar H Hasanuddin.

Acara pembentukan forum yang digelar di sebuah rumah makan di Kota Kendal itu dihadiri 24 fungsionaris ketiga parpol itu.

"Yang jelas, sebelum ayam berkokok menjelang pergantian tahun ini, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Golkar telah sepakat untuk menjalin silahturahmi dan komunikasi politik secara terus-menerus," tandas Hasanuddin.

Figur Calon Bupati

Harus disadari, lanjut dia, apabila tiga parpol ini berjalan sendiri-sendiri, bargaining-nya dipastikan berkurang. Dengan terbentuknya forum tersebut berarti pula tiga parpol yang secara total memiliki 16 kursi di DPRD itu semakin diperhitungkan.

"Dari sini diperkirakan, kami memiliki dukungan 135.000 pemilih. Ini bisa menyejajarkan kami dengan parpol lainnya."

Komentar lebih transparan dikemukakan Ketua DPD PAN dokter Joko Kartono. Pria asal Sragen ini mengharapkan kesepakatan forum tersebut kelak dapat memunculkan figur calon bupati dan wakilnya. "Siapa pun figur yang bakal dicalonkan, hendaknya mempunyai syarat baku, yaitu kredibel, kapabel, akuntabel, dan akseptabel. Bakal calon bisa berasal dari tiga parpol ini, namun tidak menutup kemungkinan juga berasal dari parpol lain. Misalnya saja dari parpol yang tidak memiliki wakil di DPRD."

Fungsionaris DPD Partai Demokrat Ernawan saat menanggapi pernyataan tersebut lebih mengedepankan harapannya terhadap keseriusan dan komitmen anggota forum.

"Kami sangat berharap tidak ada pengkianatan yang dilakukan anggota forum. Dari sini pula bisa tercipta sebuah politik yang baik dan diterima masyarakat. Upaya ini bisa menjadi kejutan terhadap arti demokrasi yang sebenarnya." (G15-91n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA