logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 28 Desember 2004 OLAHRAGA
Line

Bambang Nurdiansyah Pilih De Porras

SEMARANG-Emanuel de Porras bakal menjadi pilihan utama pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah untuk mendampingi Indriyanto Nugroho dan Purwanto di Kompetisi Liga Indonesia (KLI) XI nanti.

Striker Persija Jakarta Pusat itu mempunyai karakter permainan seperti yang diinginkannya. Tak heran, saat ini manajemen tim semakin serius memburu De Porras dibanding Julio Lopez maupun Paolo Vivar.

''Dia mempunyai skill yang bagus dan fighting spirit yang tinggi. Itu cocok dengan karakter permainan yang saya inginkan,'' ungkapnya.

Emanuel de Porras yang akrab disapa Cachi itu memang terkenal ngotot, namun emosional. Hal tersebut dapat dilihat dari track record-nya selama membela Persija. Dari 20 kali tampil, pemain asal Argentina itu mengantongi 9 kartu kuning dan satu kartu merah.

Meski demikian, produktivitas golnya juga cukup tinggi, yaitu 15 gol. Wajar jika dia mematok harga sekitar Rp 1 miliar untuk satu musim kompetisi. Namun, harga tersebut sudah bisa turun berkat negosiasi yang intensif.

Untuk Julio Lopez, Bambang menilai pemain asal Cile itu mempunyai skill individu yang bagus. Namun, dia kurang cocok dengan gaya permainan PSIS pada KLI XI nanti.

Permainan Cepat

Pemain yang juga pernah memperkuat Persela Lamongan dan Persib Bandung itu dinilai terlalu sering membawa bola. Padahal, Bambang menginginkan permainan yang cepat dari kaki ke kaki. ''Saya belum mengetahui kemampuan Lopez sekarang. Dulu, dia memang bagus. Tapi, siapa tahu sekarang kemampuannya sudah menurun,'' ujarnya.

''Kami tetap harus hati-hati memilih pemain asing, mengingat bayarannya tinggi,'' lanjut mantan penyerang yang pernah empat kali meraih predikat top scorer pada era Kompetisi Galatama.

''Paolo Vivar juga tidak kalah dengan Lopez. Saya sudah melihat kemampuannya saat mencetak dua gol ke gawang Persijatim. Tapi, De Porras tetap menjadi pilihan utama,'' imbuhnya.

Kehadiran striker asing sangat dibutuhkan untuk meningkatkan ketajaman lini depan. Karena itu, dia berharap De Porras bisa segera direkrut. Namun, jika tidak tercapai kesepakatan harga, Paolo Vivar atau Lopez pun tidak masalah. Sebab, ketiganya mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri. ''Perekrutan pemain asing ini yang terakhir. Hal itu sesuai dengan kebutuhan PSIS saat ini,'' katanya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, kerangka tim yang sudah terbentuk ini akan dicoba dalam turnamen Piala Emas Bang Yos pertengahan Januari mendatang.

Dari turnamen tersebut, Bambang akan mengevaluasi kinerja timnya apakah masih membutuhkan pemain tambahan atau tidak untuk kompetisi mendatang. Jika butuh pemain tambahan untuk menutup kekurangan dan kelemahan pasukan Mahesa Jenar, maka dia akan segera menyodorkan nama-nama pemain kepada manajemen tim agar bisa direkrut.

''Kami tidak ingin buru-buru belanja pemain. Tapi, pemain yang ada akan kami maksimalkan dulu di Piala Bang Yos,'' tandasnya. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA