| Selasa, 28 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Fergie Bela Rooney dalam Insiden PenamparanMANCHESTER - Sir Alex Ferguson membela bintang striker Wayne Rooney setelah dia dituduh menampar wajah bek Bolton Tal Ben Haim asal Israel dalam kemenangan Manchester United 2-0 atas klub tetangga Lancashire mereka di Old Trafford. Meski, dia tidak terkena sanksi saat pertandingan, komisi disiplin Asosiasi Sepakbola (FA) belum memutuskan kapan akan mengkaji rekaman video pertandingan Minggu, di mana Rooney tampak menempeleng wajah lawannya meski pemain Bolton pura-pura jatuh. ''Wasit telah bertindak dengan tepat. Saya melihat itu di monitor (TV) dan itu benar-benar memalukan,'' kata Ferguson usai pertandingan. ''Pemain Bolton, dia seharusnya malu dengan itu. Itu hal yang mengganggu pertandingan dan hari ini wasit membiarkannya dan itu penampilan terbaik yang saya lihat dari seorang wasit musim ini. Kedua tim akan menghargai itu.'' Meski demikian, FA bakal memutuskan bahwa pemain timnas Inggris itu akan ditanya ketika kantor mereka kembali dibuka akhir pekan ini. Manajer Bolton Sam Allardyce mengatakan: ''Saya pikir pemain kami jatuh terlalu mudah, tetapi Anda tidak bisa mengesampingkan fakta bahwa Rooney mendorongkan tanggannya ke wajah.'' ''Dari sisi pandang Alex, pemain kami berpura-pura tetapi Anda tidak bisa mengesampingkan bahwa wasit melihat itu. Dia (Rooney) seharusnya diusir, sehingga dia sangat beruntung tidak terkena hukuman itu.'' Makin menambah rasa ketidakadilan pada diri Bolton, pemain tengah United Roy Keane juga beruntung tidak terkena hukuman setelah pelanggaran keras pada El-Hadji Diouf, pemain depan Wanderers yang kembali setelah terkena skorsing tiga pertandingan atas insiden peludahan dalam pertandingan melawan Portsmouth dan menerima perlakukan tidak menyenangkan dari suporter United. ''Saya berbicara pada wasit tentang itu dan dia tidak melihat itu cukup berbahaya,'' kata Allardyce. ''Apapun yang terjadi, tidak seorang pun mendapat kartu kuning. El-Hadji Diouf diintimidasi di dalam dan luar lapangan setelah apa yang terjadi, tetapi dia cukup tabah mengatasinya dan menunjukkan kelasnya. Saya bahagia dia kembali setelah skorsing. Kami kehilangan dia tiga pertandingan. Dia akan bisa menemukan itu lagi, tetapi yang terpenting kami telah memilikinya lagi.'' Kemenangan United, berkat gol dari Ryan Giggs dan Paul Scholes, berarti penting karena Arsenal dan Chelsea telah memetik kemenangan . (rtr,A4-57) |