| Selasa, 28 Desember 2004 | SEMARANG |
Calon dari PDI-P Harus Dapat Rekomendasi DPPSEMARANG - Ketua DPC PDI-P Kota Semarang H Sriyono SSos mengemukakan, pencalonan wali kota Semarang dari PDI-P dalam Pilwakot 2005 tetap melalui mekanisme di DPD Jateng dan DPP. Hasil dari mekanisme itu, DPP mengeluarkan rekomendasi siapa yang layak menjadi calon wali kota (cawali) dari PDI-P. ''Nama-nama calon wali kota (cawali) yang mengajukan tetap dari DPC. Pada tingkat DPP kemudian dibahas bersama antara DPC, DPD, dan DPP. Kemudian diambil keputusan sebagai bentuk rekomendasi,'' ujar Sriyono seusai Sidang Paripurna DPRD Kota dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi atas RAPBD 2005 Kota Semarang, Senin (27/12) kemarin. PDI-P, lanjutnya, tetap akan memprioritaskan kader PDI-P sebagai cawali. Sejauh ini, meski belum membuka penjaringan sudah ada beberapa cawali yang mengajukan secara tertulis. Mereka adalah Sukawi Sutarip, Mugiyono (mantan anggota MPR RI), dan Ismangoen. ''Yang menyampaikan niat secara lisan juga sudah banyak.'' Sementara itu, calon wakil wali kota (cawawali) yang mendaftar secara tertulis adalah Herman Yoostam (Wakil Ketua DPC PDI-P), Surono (mantan pegawai Bappeda), dan salah seorang calon dari kalangan perempuan. Kapan PDI-P mulai melakukan penjaringan? Menurut keterangan dia, pihaknya masih menunggu peraturan pemerintah (PP) yang mengatur tentang pilkada. Selain itu juga menyesuaikan rangkaian jadwal yang disusun KPU Kota Semarang. Sementara itu, keputusan DPD Partai Demokrat Jateng mengeluarkan aturan bahwa kadernya masih dapat mencalonkan diri sebagai wali kota dan wakil wali kota bukan untuk memuluskan orang-orang tertentu dari partai tersebut yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon. Termasuk di antaranya untuk memuluskan Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Subiyakto sebagai cawali. Subiyakto membantah sinyalemen itu. Dia mengungkapkan, penerbitan aturan itu bukan untuk kepentingan pencalonan dirinya dalam pilwakot nanti. Akan tetapi, agar penjaringan cawali dan cawawali dari Partai Demokrat berdasarkan aturan yang jelas dan pasti. Terkait dengan pencalonan wali kota, Subiyakto yang kini menjadi anggota DPRD Jateng menuturkan, hingga sekarang dirinya belum ada rencana mencalonkan diri sebagai wali kota Semarang. ''Saya belum ada rencana itu,'' tegas dia meyakinkan. Meski sekarang belum memastikan pencalonannya, dia mengaku masih melihat kondisi politik lebih dulu menjelang pilwakot ini apakah memungkinkan terjun atau tidak. Selain itu, dia juga menekankan, soal maju tidaknya dalam pencalonan wali kota tergantung pada kader-kader Partai Demokrat. (G17,H1-84j) |