logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 28 Desember 2004 KEDU & DIY
Line

90 Kelayan Panti Antasena Dilepas

BOROBUDUR - Sebanyak 90 kelayan (murid) Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) ''Antasena'' Salaman, Magelang dilepas dan dikembalikan kepada orang tuanya, Kamis lalu. Acara perpisahan dilakukan setelah para kelayan mengikuti pembinaan di lembaga tersebut selama satu tahun.

Kepala PSMP Antasena Drs Suhadi MSi mengatakan, institusi yang dipimpinnya memberikan rehabilitasi dan pembinaan fisik, mental, sosial, dan keterampilan bagi kelayan. Pada awal tahun ini tercatat ada 132 kelayan.

Dari jumlah itu sebagian ada yang drop out sehingga yang dilepas hanya 90 orang. Dengan dilepasnya mereka, kini panti sosial tersebut kosong dan pengadaan lagi akan dilakukan pada awal 2005. Mereka yang dilepas rata-rata anak putus sekolah yang berasal dari Magelang, Grobogan, Demak, Purworejo, Temanggung, Rembang, Banyumas, Karanganyar, Klaten, dan Semarang.

Dia berharap setelah berada di panti, rehabilitasi tersebut memberi manfaat bagi para kelayan, keluarganya, dan masyarakat di lingkungannya. Suhadi menuturkan, pembinaan di PSMP Antasena tidak begitu berarti tanpa dukungan orang tua kelayan, para kelayan, dan mitra kerja.

Keterampilan

Dia juga mengingatkan, pembinaan di Antasena tidak seperti di lembaga lain. Di lembaga itu, anak digembleng fisik, mental, sosial dan keterampilan. Kalau hanya mengandalkan keterampilan tanpa diimbangi fisik dan mental yang sehat, dia khawatir anak akan kesulitan menghadapi pengaruh buruk di lingkungannya.(yon-20n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA