| Selasa, 28 Desember 2004 | EKONOMI |
Sanggul & Wig Dewi Sri Disukai Istri Pejabat dan ArtisKOTA Semarang akhirnya menjadi pilihan Pudjo Sakti untuk melebarkan sayap usahanya di bidang produksi sanggul dan wig yang sudah digeluti puluhan tahun lalu. Usahanya yang berlokasi di Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan menjadi langganan istri pejabat daerah dan pusat, serta para artis kondang. Istri para pejabat di Jateng banyak yang datang ke tempatnya, sehingga ia memutuskan membuka Dewi Sri Perwakilan Semarang. "Lokasinya di Roro Jonggrang I/A2 Perumahan Mendut Permai telepon (024) 7614787,'' tutur Pudjo. Produksi sanggul&wig Dewi Sri tidak lepas dari upaya menekankan pada anak-anaknya supaya bisa mandiri berusaha. "Untung mereka mau melanjutkan usaha saya. Bahkan menantu pun ada yang ikut turun tangan,'' jelasnya. Di Semarang pihaknya tidak memasang tarif terlampau tinggi. Tidak berbeda jauh dari kantor pusat di Glagahsari. Ia menyebutkan baru-baru ini ada seorang ibu dari Jateng yang menghubungi karena membutuhkan rambut untuk produksi bulu mata. ''Saya senang sekali ternyata ada yang tertarik pada produk saya untuk usaha lain yang ada kaitannya dengan rambut," ujarnya. Pudjo mengawali usahanya membuat sanggul dan wig begitu keluar dari SMP sekitar 1967. Ia mengadu nasib di Surabaya dan diterima perusahaan rambut milik asing, PT Inhamex, sebagai tenaga serabutan. Hanya dua tahun ternyata perusahaan itu kemudian tutup. Berkat ketekunan dan pengalamannya kelahiran Ponorogo itu membuka usaha sendiri. Ia memasarkan di sekitar Surabaya. Lalu memutuskan pindah ke Pasuruan. (Wiharjono-53) |