SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 23 Desember 2004

BAGDAD - Militer AS, Rabu kemarin, memulai penyidikan terhadap penyebab ledakan hebat di sebuah tenda tentara di pangkalan Irak utara. Ledakan tersebut menewaskan 22 orang dan melukai 72 lainnya dalam salah satu serangan terhadap pasukan Amerika sejak awal perang di Irak.

PARIS - Dua wartawan Prancis yang dibebaskan kelompok anti-Barat di Irak, Rabu kemarin, kembali ke Paris, tempat mereka disambut Presiden Jacques Chirac dan berkumpul bersama keluarga dan rekan mereka.

JERUSALEM - Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Rabu kemarin, mengusulkan penyelenggaraan konferensi internasional di London tahun depan. Konferensi itu memfokuskan diri pada pelaksanaan reformasi politik, ekonomi, dan keamanan dalam Pemerintah Palestina.

 

KUALA LUMPUR - Malaysia, Rabu kemarin, menyatakan pihaknya tidak akan menutup perbatasannya dengan Thailand kendati ada tuduhan bahwa kelompok perlawanan mengadakan latihan bersenjata di negeri itu.

NEW YORK - Kofi Annan menyatakan tekadnya untuk tetap pada jabatannya selaku Sekjen PBB, meski dituduh terlibat skandal korupsi program minyak-untuk-pangan Irak. ''Saya tahu bahwa ada pihak-pihak tertentu yang kuat menyerang PBB dan saya, namun ada pula kritik-kritik membangun, yang kami terima,'' kata Annan

 

TEHERAN - Sebanyak 10 orang, yang bekerja untuk dinas intelijen AS dan Israel, telah ditangkap dengan tuduhan memata-matai program nuklir Iran, kata Menteri Intelijen Ali Yunessi, Rabu kemarin. ''Lebih dari 10 mata-mata nuklir ditangkap pada tahun (Iran) sekarang ini, yang dimulai pada 21 Maret,'' kata Yunessi, seperti dikutip kantor berita resmi IRNA.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA