| Kamis, 23 Desember 2004 | PANTURA |
55% Pengurus Gapensi Muka BaruTEGAL - Pengurus BPC Gapensi Kota Tegal periode 2004-2008 hasil musyawarah cabang yang pelantikannya diadakan pada Senin malam (20/12) lalu, tampak ada pembauran antara anggota senior dan yunior. Meski begitu, kepengurusan teras dengan Ketua H Husein Afiff masih didominasi anggota senior. Adapun harapan anggota Ny Dian Sutikno agar kepengurusan itu menyertakan wanita akhirnya tak terealisasi. Beberapa anggota yang duduk di bawah Husein itu antara lain H Ali Sarjono menjadi wakil ketua I, Musa Ali Seff (wakil ketua II), dan Muchtar Lutfi (ketua III). Ketiga wakil ketua itu semula disebut-sebut akan menjadi pesaing Husein. Karena Husein akhirnya terpilih menjadi ketua secara aklamasi, ada yang menyebut ''kabinet'' Husein yang baru itu seolah-olah merupakan hasil kompromi. Lalu, sekretaris dijabat oleh H Iman Santoso dengan wakilnya bernama hampir sama yakni Adi Imam Santoso SE. Yang menjadi bahan kelakar, dalam kepengurusan itu Husein menyertakan ''Presiden Libya''. Sebab, salah satu personel yang duduk sebagai ketua bidang kebetulan bernama sama dengan Presiden Libya, yakni Muamar Khadafi. Tak heran, ketika nama Muamar Khadafi disebut banyak hadirin yang bertepuk tangan. Sementara itu, bendahara masih dijabat oleh HM Abdullah. Namun, dia dibantu oleh tenaga segar, yakni Zaeni SE. Personel yang baru masuk pada umumnya berada di pos bidang. Misalnya, Asmawi Aziz sebagai ketua bidang organisasi dan keanggotaan. Muka Baru ''Komposisi kepengurusan kami malah hampir 55% muka baru,'' ujar Husein. Ketua Kadin Kota Tegal H Salim menyatakan kegembiraannya karena Gapensi sebagai asosiasi tua dalam muscab itu menunjukkan ketuaannya. Alasannya, muscab dan acara pemilihan ketua berlangsung lancar tanpa disertai kebrutalan dari anggota. Ketua BPD Gapensi Jateng Ir Kecuk H mengaku salut terhadap Gapensi Kota Tegal. Sebab, muscab berlangsung tertib. Bahkan, selama muscab berjalan, anggota yang berjumlah 89 orang berpakaian seragam kemeja merah jambu dipadu celana hitam. ''Ini barangkali yang belum pernah ada di Jateng,'' ujarnya. Wali Kota yang diwakili Sekda Rahardjo SH berharap, kepengurusan baru itu ke depan meningkatkan kinerjanya. (aj-14e) |