logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 23 Desember 2004 PANTURA
Line

Kejari Diminta Umumkan Nama Tersangka

  • Kasus Proyek Jalan Lingkar Utara

TEGAL - Sedikitnya 50 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Tegal (Ampel) kemarin mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jalan Kol Sugiyono.

Dengan membawa berbagai spanduk dan poster, mereka mendesak agar Kejari serius menangani kasus dugaan korupsi dalam Proyek Jalan Lingkar Utara.

Menurut mereka, dalam proses pencairan ganti rugi dan pengukuran tanah banyak ketimpangan. Koordinator aksi Rahmantono dalam orasinya mengatakan, dalam proses pembebasan tanah terdapat ketidakjelasan disertai konspirasi pihak-pihak tertentu.

"Manipulasi data cenderung mengarah kepada korupsi dan membohongi masyarakat. Kenapa timbul perbedaan data antara panitia dan BPN yang telah mengukur ulang? Siapa yang salah? Ada apa dengan semua ini? Kenapa uang rakyat dihambur-hamburkan untuk kepentingan sekelompok orang?" ujarnya.

Kedatangan mahasiswa itu diterima Kasi Pidum Basuki SH. Dalam kesempatan itu peserta aksi menyampaikan pernyataan sikap berupa tuntutan kepada Kejari agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam pembangunan jalan lingkar utara. "Jangan pernah ada rasa takut mengungkap kasus tersebut. Kami mendukung langkah Kejaksaan," tandas Rahmantono.

Selain itu, para pendemo juga menuntut Kejari mengumumkan kepada publik siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut dengan mengadakan proses peradilan yang terbuka. "Siapa pun tersangkanya, tegakkan aturan hukum. Kami juga meminta uang tersebut dikembalikan ke kas negara. Kendati demikian, proses hukum tetap berjalan," paparnya.

Datangi DPRD

Sementara itu, Basuki mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Kajari Soegiarto SH bersama Kasi Intel Sukarna SH. Sebelumnya, mahasiswa juga mendatangi DPRD guna mendesak pembentukan pansus kasus tersebut.

Mereka diterima rombongan DPRD yang dipimpin Wakil Ketua Edi Suripno SH. Dalam kesempatan itu, Dewan mendukung pengusutan kasus korupsi tersebut yang kini ditangani Kejaksaan. Adapun soal pembentukan pansus, Edi Suripno mengatakan, hal itu masih dalam tahap persiapan. (G12-90e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA