| Kamis, 23 Desember 2004 | MURIA |
Seorang Penderita DB MeninggalKUDUS - Seorang anak penderita demam berdarah (DB) yang dirawat di RSU Mardi Rahayu Kudus meninggal. Korban bernama Muhammad Ismail (6), anak Mulyoto warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sepanjang Desember (hingga kemarin) rumah sakit itu merawat 12 penderita DB. Direktur RSU Mardi Rahayu dokter Basuki Wibowo mengemukakan, satu anak dari 12 pengidap DB tersebut meninggal pada 13 Desember lalu. Pada September lalu pihaknya merawat 8 penderita, Oktober 5 penderita, dan November 9 penderita. ''Penderita DB tidak hanya dari Kudus saja tapi juga dari daerah-daerah lain di sekitar Kudus,'' ujar Basuki tanpa memerinci asal penderita yang dirawat di rumah sakitnya. Sementara itu RSU Islam Sunan Kudus melaporkan, dalam Desember ini pihaknya merawat tiga penderita DB. Menurut keterangan Kasi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PL) DKK dokter Farid Noor, jumlah penderita DB asal Kudus dalam September ada 5 orang, Oktober 5 orang, November 2 orang, dan Desember 2 orang termasuk anak asal Desa Ploso yang akhirnya meninggal itu. Dia mengungkapkan, 60 desa dari 132 desa di Kudus merupakan desa endemis DB. Sebuah desa dinyatakan endemis DB, jika dalam tiga tahun berturut-turut ditemukan adanya penderita DB. ''Dalam mengantisipasi DB, selama ini kami telah memantau jentik, penggerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui siaran radio dan siaran keliling, penebaran abate, serta fogging focus (pengasapan),'' paparnya. Mengenai anak penderita DB yang meninggal di RSU Mardi Rahayu, Basuki Wibowo menuturkan, anak yang tercatat sebagai siswa kelas I SD II Ploso tersebut begitu datang langsung dibawa ke ruang ICU. Namun karena kondisi penyakitnya yang akut, dia meninggal beberapa saat kemudian. Ayah korban Muhammad Ismail, Mulyoto, saat ditemui Suara Merdeka di rumahnya menyatakan mengikhlaskan kepergian anaknya. Dia juga enggan berkomentar tentang penyebab kematian putra tercintanya itu. ''Biarlah, buat apa diungkit-ungkit,'' ucapnya.(ton-15j) |