| Kamis, 23 Desember 2004 | INTERNASIONAL |
Malaysia Takkan Tutup PerbatasanKUALA LUMPUR - Malaysia, Rabu kemarin, menyatakan pihaknya tidak akan menutup perbatasannya dengan Thailand kendati ada tuduhan bahwa kelompok perlawanan mengadakan latihan bersenjata di negeri itu. Deputi Perdana Menteri Najib Razak, yang juga Menteri Pertahanan Malaysia, mengatakan menutup perbatasan tersebut akan mengganggu aktivitas perdagangan penduduk setempat di perbatasan itu. ''Penutupan perbatasan merupakan langkah yang sangat drastis,'' kata Najib ketika ditanya apakah langkah itu merupakan penyelesaian bagi gerakan lintas batas. ''Langkah itu akan menimbulkan keambrukan total ekonomi setempat terutama di sisi perbatasan wilayah Thailand. Penutupan itu juga akan mengganggu kelancaran arus perdagangan normal rakyat kedua negara.'' Najib mengatakan, Malaysia tidak mengetahui keberadaan kamp-kamp yang digunakan untuk melatih kelompok 'militan' seperti yang dituduhkan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dan para pejabat pemerintahannnya. Jumat pekan lalu, Thaksin mengatakan satu dari beberapa kelompok memang telah dilatih di Malaysia, terutama di hutan Kelantan tanpa sepengetahuan atau dukungan pemerintah Malaysia. Bukti Akan Terlihat Kelantan berbatasan dengan wilayah selatan Thailand, tempat aksi perlawanan kelompok Islam yang telah menyebabkan lebih dari 560 orang meninggal tahun ini. Najib mendesak Thailand memberikan informasi tentang kelompok 'militan' melalui saluran yang benar dan lewat cara yang dapat dipercaya. ''Tuduhan itu dilaporkan secara luas, dan seandainya kamp-kamp itu ada, mereka (kelompok 'militan') pasti sudah mengambil tindakan langsung untuk menutup kamp tersebut,'' kata Najib. Dian menambahkan bahwa bukti akan terlihat jika memang kamp tersebut ada. Menurut Najib, Malaysia masih harus mendapatkan bukti fotografis bahwa kelompok itu menggelar latihan di Malaysia. Menurut dia, pihaknya juga harus memperoleh daftar nama anggota kelompok itu. Sambil menyatakan hubungan yang saling percaya antara kedua negara di Asia Tenggra itu tidak akan terganggu karena tuduhan tersebut, Najib mengatakan Malaysia tidak akan mengajukan protes diplomatik resmi terhadap Thailand. ''Tuduhan itu tidak akan memengaruhi hubungan antara Malaysia dan Thailand. Kami menginginkan hubungan baik dengan Thailand dilanjutkan namun kami menginginkan penanganan kasus seperti ini lebih diperhatikan,'' tambahnya.(ant-46) |