| Kamis, 23 Desember 2004 | BUDAYA |
Mau Seumur HidupPembatalan rencana pernikahan Denada sudah banyak diketahui orang. Putri sulung penyanyi senior Emilia Contessa itu secara mengejutkan mengumumkan rencana pernikahannya tetapi kemudian membatalkannya dengan cara yang sama. Rencana pernikahan itu memang cukup mengejutkan banyak pihak mengingat beberapa waktu terakhir Denada tak pernah diberitakan dekat dengan seorang lelaki secara serius. Dia terlihat betah menjomblo dengan seabrek kesibukannya sebagai penyanyi dan pemain sinetron. ''Perempuan mana sih yang nggak ingin segera berumah tangga. Begitu juga aku, pasti sangat ingin segera menikah. Apalagi adik laki-lakiku juga sudah menikah lebih dulu. Mama tentu prihatin karena anak perempuannya malah belum menikah,'' kata Dena kepada Suara Merdeka, kemarin. Satu Ton Anggur Meski segala persiapan telah dilakukan tetapi tampaknya Dena belum berjodoh dengan pria itu. ''Kelihatannya sih begitu. Kayaknya memang belum jodoh. Soalnya aku sudah shalat istiqarah untuk meminta petunjuk Allah mengenai rencana pernikahanku ini. Aku baru ketemu tujuh kali dengan dia. Orangnya memang baik dan bertanggungjawab. Tapi ya itu tadi, mungkin belum berjodoh,'' urai pemain sinetron Nyari Bini ini. Menurut Denada, segala sesuatunya memang sudah dipersiapkan sang ibu. Hari akad nikah dan resepsi sudah ditetapkan, gedung sudah dibayar, undangan sudah dalam proses pengerjaan. Baju pengantin pun sudah dipesan sebanyak empat pasang. Tema pesta tak ketinggalan sudah ditetapkan. Bahkan Emil sudah memesan anggur sebanyak 1 ton untuk cuci mulut 4.000 tamu. Itu persiapan pesta nikah di Jakarta. Emil juga menyiapkan pesta besar-besaran di Banyuwangi, daerah asal Emil. Rencananya Denada akan diarak keliling kota. Emil juga sudah mengontak Rhoma Irama dan Sonetanya untuk menghibur masyarakat Banyuwangi memeriahkan pesta pernikahan anak perempuannya itu. Ketika akhirnya ia menerima permintaan Denada untuk membatalkan pernikahan itu, Emil memang bersandar pada kemungkinan yang akan terjadi pada pernikahan itu. ''Takutnya kalau saya memaksa Denada menikah dengan pria itu, nanti kalau terjadi apa-apa saya juga yang disalahkan,'' harapnya. Denada mengaku belum mantap menikah. ''Tidak ada alasan khusus sebenarnya. Termasuk bukan karena pria itu berstatus duda, tetapi karena aku sendiri yang belum mantap. Pernikahan kan bukan untuk main-main. Aku maunya sekali seumur hidup,'' katanya. (tn-81) |