logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 23 Desember 2004 BANYUMAS
Line

Pesan Damai dari Supermarket

TIGA anak baru gede (ABG) dengan dandanan serbaketat turun dari sebuah angkutan kota (angkuta) di depan rumah dinas Wakil Bupati Banyumas Imam Durori di Jalan Jenderal Soedirman. Mereka adalah Nyeni, Rosa, dan Neni. Ketiga gadis itu berusia 20-an tahun.

Nyeni, gadis berambut ikal, bertanya, "Nen, jam berapa sekarang?"

Neni menjawab, ''Pukul 11.30. Emang kenapa?''

''Kita ke Sri Ratu saja ya,'' kata Nyeni.

''Ngapain?'' tanya Rosa.

Dengan gaya relaks Nyeni mengutarakan maksud, meminta ditemani mencari kartu ucapan Natal untuk dikirim ke sahabat dekatnya di Purwokerto. Obrolan singkat mereka di tepi jalan itulah yang terekam Suara Merdeka.

Mereka menyeberang Jalan Jenderal Soedirman yang tergolong ramai sambil bergandeng tangan. Saat kaki menginjak ambang pintu masuk dari selatan, Rosa berkata, ''Mulai ramai ya menjelang Natal.''

Begitu naik ke lantai II pandangan mereka tertuju ke tulisan besar ucapan perayaan Natal di atas tangga. Mereka berhenti di gerai penjualan kartu ucapan yang dihiasi beragam pernik. Canda tawa mereka terdengar seru saat membolak-balik kartu yang unik dan lucu-lucu.

Rasa penasaran memaksa Suara Merdeka membuntuti dan bertanya saat mereka belanja. Keceriaan ketiga ABG itu bagian kecil dari potret umat kristiani yang hendak merayakan hari besar tersebut.

Beberapa hari ini suasana menyambut Natal di Purwokerto sudah terasa. Supermarket, pertokoan, rumah makan, dan kawasan perdagangan dipasangi berbagai pernik dan hiasan. Hiasan itu menjadi daya tarik tersendiri karena selama ini berbagai tempat itu dikunjungi banyak orang. Pengunjung ramai, kendati tak sepadat menjelang Idul Fitri beberapa waktu lalu. Namun dibandingkan dengan hari biasa jelas ada peningkatan.

Manajemen supermarket dan pemilik usaha perdagangan memanfaatkan momen keagamaan seperti itu sebagai bagian promosi yang sangat menguntungkan. Bila tepat dalam memikat hati konsumen jelas menaikkan citra dan kepercayaan pada usaha mereka.

''Kami punya acara spesial menyambut Natal kali ini,'' kata Agus Saptono, Kepala Bagian Umum dan Personalia Sri Ratu. Pihaknya akan menghadirkan Sinterklas dan mengadakan berbagai acara anak-anak, misalnya mewarnai gambar Sinterklas dan bermain bersama.

Suasana kian syahdu, karena terdengar musik berirama agamais. Sepertinya mereka ingin menyapa seluruh umat manusia, terutama umat kristiani, dengan pesan damai. Dari tempat keramaian siapa pun memang bisa membagi cinta dan kasih pada sesama dan semua orang. (Agus Wahyudi-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA