| Kamis, 23 Desember 2004 | BANYUMAS |
Semua Polisi di Polsek Pekuncen DipindahPURWOKERTO - Kapolres Banyumas AKBP Erwin Triwanto membedol Polsek Pekuncen, Banyumas. ''Kinerja anggota kami di polsek itu menurun sehingga perlu diganti personel baru,'' ujarnya, kemarin. Bedol polsek itu disebut-sebut melibatkan 18 personel, termasuk Kapolsek Pekuncen. Jadi yang tersisa hanya aparat sipil yang mengurusi administrasi. Ke-18 orang itu dipindah ke Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara sejak pekan lalu. Kegiatan sehari-hati Polsek Pekuncen kini dikendalikan Kapolsek AKP Bambang Yuwono. Setelah mereka dipindah, jabatan kapolsek Pekuncen akan diserahkan ke pejabat baru. ''Penggantian dilakukan pada 24 Desember bersamaan dengan serah-terima kapolsek lain.'' Kini terjadi kekosongan personel di Polsek Pekuncen. Agar kegitan polsek tetap berlangsung dan perlindungan masyarakat tak terhenti, didatangkan anggota sabhara dari Polres Banyumas. Mereka akan ditarik secara bertahap, bersamaan dengan kedatangan personel baru dari Polwil, Polres, Yogyakarta, dan daerah lain. Benarkah kinerja Polsek Pekuncen menurun? ''Sebenarnya tidak. Ada masalah serius yang melibatkan anggota,'' kata seorang polisi. Ada personel yang diduga terlibat kasus kayu pinus ilegal. Perbuatan itu merusak citra polisi sehingga atasan memberikan sanksi administratif. Personel yang tak terlibat tidak memberi tahu atasan sehingga dikenai sanksi administratif. ''Semestinya jika ada kasus seperti itu segera melapor ke komandan. Mungkin laporan dalam kasus ini terlambat,'' katanya. Kapolwil Banyumas Komisaris Besar Polisi Prasetyo mengatakan, pemindahan anggota itu tidak berkait dengan masalah kayu pinus. ''Bukan masalah itu, melainkan karena kinerja mereka menurun. Jadi harus dipindah ke tempat lain dan digantikan anggota baru.'' (in-86) |