logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 23 Desember 2004 BANYUMAS
Line

Rumah Panggung bagi Korban Banjir

CILACAP-Untuk membantu korban banjir di Banyumas, Cilacap, dan Kebumen, Pemerintah Provinsi Jateng membangun delapan rumah panggung. Tiga unit di Kebumen, yakni dua di Puring dan satu di Adimulyo. Dua unit di Banyumas, yakni di Tambak dan Sumpiuh. Adapun tiga unit di Cilacap, yakni dua di Majenang dan satu di Wanareja.

''Untuk sementara kami memilih lokasi rawan banjir,'' kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Jateng, Ristanto SSos, seusai meninjau korban banjir di Cilacap, Kebumen, dan Banyumas, baru-baru ini. Pemerintah juga membangun tempat pengungsian untuk korban bencana alam gunung api di Desa Srumbung, Kabupaten Magelang.

Dia menyatakan umumnya korban banjir enggan menempati rumah panggung. Mereka memilih tinggal di rumah tetangga atau saudara. ''Itu jadi perhatian kami. Karena itu kami selalu menyosialisasikan rumah panggung itu.''

Hingga kini, kata dia, telah terjadi 36 bencana alam banjir, 31 tanah longsor, 14 kebakaran, dan 15 angin ribut dengan kerugian tak kurang dari Rp 82,8 miliar. Bantuan Gubernur yang disalurkan sekitar Rp 20 miliar. ''Kemungkinan bertambah karena data terakhir belum masuk.''

Antisipasi

Untuk mengantisipasi bencana alam, kata dia, pihaknya membentuk satkorlak di setiap kabupaten/kota, menyiapkan perahu karet di daerah rawan banjir, dan begu di daerah rawan longsor. Kini ada 18 perahu karet, 21 peralatan dayung, 70 rompi pelampung, satu perahu jangkung, 17 mesin tempel, dan sarana penunjang lain.

''Petugas kami siap 24 jam. Sewaktu-waktu terjadi bencana alam, mereka langsung meluncur ke lokasi. Peralatan kami tempatkan di beberapa kawasan rawan banjir dan longsor, seperti Cilacap, Kebumen, dan Banyumas.''

Sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 65 Tahun 2003 tentang Pembentukan Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam dan Pengungsian, ujar dia, ada empat tingkat penanggulangan bencana alam. Pertama, dilakukan bupati/wali kota, kedua Bakorlin, ketiga provinsi dengan penanggung jawab Gubernur, dan keempat, Bakornas. (D14-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA