logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 22 Desember 2004 OLAHRAGA
Line

Ramping dan Berusia Muda

KEPENGURUSAN KONI Jateng periode 2004-2008 memerlukan regenerasi total. Idealnya, susunan pengurus inti harus ramping, maksimal terdiri atas 17 personel, dan berusia muda (paling tua 40 tahun). Dari 17 personel itu, sebaiknya maksimal tiga orang diisi pengurus senior atau yang sudah memiliki pengalaman. Mereka yang senior dibutuhkan sebagai pembimbing, pendamping dan narasumber.

Susunan pengurus inti terdiri atas ketua umum, wakil ketua umum/ketua harian, sekretaris umum (sekum), wakil sekum, bendahara dan wakil bendahara, serta tiga bidang. Tiga bidang yang saya maksud adalah organisasi, pembinaan dan dana sarana.

Bidang organisasi mencakup seksi organisasi serta media dan promosi. Bidang pembinaan membawahi seksi pembinaan serta seksi penelitian dan pengembangan. Bidang dana sarana dibantu seksi dana, seksi sarana dan seksi perawatan. Tugas utama saya sebagai salah satu formatur adalah menyusun kepengurusan yang ramping dan didukung orang-orang muda. Sebab, tugas empat tahun ke depan berat dan penuh tantangan.

Usulan Program

Saya juga mengusulkan program untuk empat tahun mendatang. Menurut saya, program dibagi menjadi empat tahap. Yaitu, program 100 hari, jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Program 100 hari adalah menyusun pengurus inti KONI dan badan kelengkapan seperti dewan kehormatan, dewan penyantun, badan pemeriksa keuangan, plus badan khusus bila dipandang perlu.

Melakukan kajian medan, yakni melakukan inventarisasi organisasi pengda dan konida terkait kinerja, inventarisasi sarana dan prasarana olahraga di Jateng, inventarisasi peralatan olahraga KONI dan pengda, inventarisasi atlet berprestasi dan potensial, inventarisasi pelatih, dan inventarisasi klub-klub potensial.

Melakukan penyusunan program, yakni meningkatkan kinerja pengda, konida, dan pelatih. Perencanaan yang komprehensif mulai dari pengadaan sarana prasarana peralatan, kejuaraan, peraturan dan sebagainya. Melakukan sosialisasi program ke pengda dan konida. Dalam jangka pendek, persiapan Porda Jateng 2005. Mengimbau KONI kota dan kabupaten menggelar Porkab dan Porkot dua-tiga bulan menjelang Porda.

Dalam jangka menengah, melakukan persiapan mengikuti PON XVII 2008 di Kaltim. Menggelar pelatda jangka panjang oleh pengda-pengda dan membantu memfasilitasi atlet-atlet yang mengikuti babak kualifikasi. Memenuhi kebutuhan peralatan dan kemungkinan menarik atlet-atlet potensial daerah lain yang berasal dari Jateng.

Dalam jangka panjang, merebut lisensi KONI sebagai penyelenggara PON XVIII 2012. Mencapai peringkat kedua pada PON 2012. Dua target itu bisa dicapai melalui lobi-lobi ke KONI Pusat dan provinsi-provinsi lain, serta mempersiapkan pembangunan infrastruktur olahraga di Jateng yang akan dipakai untuk PON 2012. Membina atlet-atlet usia muda potensial menuju PON XVIII.

Dr Yuslam Samihardja PAK SpTHT, salah satu formatur hasil Musorda KONI Jateng 2004 (77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA