| Rabu, 22 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Julien Bersaing dengan Tiga Striker AsingJEPARA-Setelah dua striker asal benua Afrika, masing-masing Niane Mamadou (Mali) dan Nwankwo Emmanuel Chukwudi (Nigeria) mengikuti seleksi, kini giliran eks striker Persmin Minahasa Mbom Julien menyusul. Sudah dua hari pemain asal Kamerun tersebut mengikuti latihan. Di samping itu Keltjes juga masih menunggu kedatangan satu striker asal Brasil yang akan datang mengikuti seleksi pada Minggu mendatang (26/12). Pemain tersebut kabarnya diperoleh dari hasil informasi pemain gelandang, Arilson de Oliviera. Menurut Keltjes, dalam minggu-minggu ini dia butuh waktu untuk mengkaji empat striker asing yang datang itu. "Saya mencari partner Bento yang betul-betul pas dengan kebutuahn tim," tambahnya. Senin (20/12) lalu, Asisten Manajer Aris Isnandar mengaku Mbom Julien datang kepada dirinya. Dia berminat mengikuti seleksi. "Karena niatnya ingin seleksi, maka kami persilakan untuk datang. Lolos atau tidak dalam seleksi itu, jelas harus kami pertimbangkan dengan matang bersama pengurus lainnya, terlebih dengan pelatih," katanya. Pemain dengan tinggi 185 cm dan berat 78 kg ini datang melalui agen Mutiara Hitam yang berkantor di Tangerang. Ia tertarik dengan Persijap karena memiliki pelatih yang profesional dengan tim yang solid. "Saya tahu Persijap pemainnya bukanlah bintang, tapi saya lihat tim ini sangat solid dan profesional. Saya juga tertarik dengan pelatihnya," katanya kepada Suara Merdeka usai mengikuti latihan di Stadion Kamal Djunaidi, sore kemarin. Kecepatan Dalam latihan game, pemain yang pernah memperkuat Pelita KS pada kompetisi 2003 tersebut menunjukkan kelasnya sebagai pemain muda yang memliki kecepatan dan skill cukup bagus. Penetrasinya yang kadang dari arah sayap, menghasilkan assist yang berpeluang terjadinya gol. Ia juga terlihat memiliki tendangan keras. Pelatih Rudy William Keltjesn belum bisa berkomentar banyak soal penyerang ini. Ia memang mengaku masih membutuhkan pemain asing untuk posisi striker. "Namun kami tidak sembarangan menerima pemain. Pemain dengan skill bagus belum menjamin bisa masuk dalam tim. Faktor-faktor nonteknis tetap kami pertimbangkan, seperti akhlak dan status keberadaannya di Indonesia," tegasnya. (mds-22) |