| Rabu, 22 Desember 2004 | NASIONAL |
BBM Naik, PDAM pun Naikkan TarifMALANG - Meski kenaikan bahan bakar minyak (BBM) belum diberlakukan, PDAM Kota Malang sudah berancang-ancang untuk menaikkan tarif berlangganan air hasil produksinya. Alasannya, jika tidak dinaikkan akan rugi. Karena itu, kenaikan tarif tersebut akan diberlakukan secepatnya paling tidak awal tahun depan. Menurut keterangan Dirut PDAM Kota Malang Heriyadi seusai melakukan hearing dengan Komisi B DPRD Kota Malang, selain BBM yang akan naik, nilai inflasi dan biaya pemeliharaan serta operasional juga naik. Biaya operasional tersebut antara lain untuk bahan-bahan pembersih air, telepon, listrik, dan gaji pegawai. Namun sayang, dia masih belum bisa memastikan berapa kenaikan tarif air PDAM per meter kubik. Akan tetapi, menurut pandangannya, kenaikan tarif PDAM itu tidak bisa ditunda lagi. "Kenaikan tarif air PDAM itu untuk mengurangi subsidi yang selama ini diberikan pada pelanggan, yaitu Rp 400 juta setiap bulan," tutur dia. Subsidi sebanyak itu diberikan pada 20%-25% pelanggan dari total 81.000 pelanggan. Pelanggan yang mendapatkan subsidi tersebut adalah pelanggan yang melayani kebutuhan sosial atau rumah tangga berdasarkan lokasi dan jumlah pemakaian air. Heriyadi mengatakan, tarif langganan itu normalnya Rp 1.100/meter kubik. Namun, PDAM harus menyubsidi sehingga harga per meter kubiknya hanya Rp 900. Di samping itu, alasan PDAM Kota Malang menaikan tarif adalah karena harus mengangsur utangnya ke Departemen Keuangan senilai Rp 7 miliar. Meskipun utang sebesar itu mendapat dispensasi bunga dan denda, tetap harus membayar setiap semester. Karena itu, tampaknya menjadi keharusan untuk menaikkan tarif langganan air PDAM itu. Untuk itu, pihaknya akan memberikan kompensasi pada pelanggannya berupa pelayanan. "Jika sebelumnya hanya mampu melayani 12 jam, nanti akan kami usahakan 24 jam penuh," tandasnya. Terlebih lagi pada 2005, pelayanan akan semakin ditingkatkan karena PDAM akan meminjam dana Rp 50 miliar untuk perbaikan fasilitas dan pelayanan.(jo-69j) |