logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 22 Desember 2004 MURIA
Line

11 Pelajar Terjaring Operasi Disiplin

  • Ada yang Berduaan di Tugu Identitas

KUDUS-Para pelajar yang mempunyai niat untuk keluyuran pada jam-jam sekolah, nampaknya harus mulai berpikir ulang jika akan melakukan hal itu, kalau tidak ingin dirazia petugas.

Seperti yang dialami oleh sebelas pelajar, delapan laki-laki dan tiga perempuan, dari sejumlah sekolah swasta di Kudus dan seorang lagi berstatus pengangguran.

Mereka dirazia petugas dari Polsek Jati pada Selasa (21/12) sekitar pukul 10.00 di dua tempat yakni arena ketangkasan pada sebuah pusat perbelanjaan dan Tugu identitas.

Ke-11 pelajar tersebut masing-masing bernama M (16), S (16), A (15), MS (14), S (14), SA (14), SU (12), R (16) yang merupakan pelajar putra, dan pelajar putri AF (16), E (17), dan D (16), serta seorang putus sekolah AS (16), yang mengaku pacar D.

Pelajar dengan inisial M, S, AF, E, dan D merupakan pelajar SMA sedangkan S, SA, SU, dan R, berasal dari sejumlah madrasah yang ada di Kudus. Sebagian besar dari pelajar itu dijaring petugas ketika sedang asyik bermain di arena ketangkasan sebuah pusat perbelanjaan.

Sedangkan D dan AS kedapatan sedang berduaan di Tugu identitas saat aparat memergoki mereka berdua. Keduanya sempat mengelabuhi petugas dengan mengatakan dirinya bukan pelajar. Namun setelah digeledah, dari tas milik D ternyata terdapat seragam sekolah dari sebuah SMA di Kudus. Mereka pun akhirnya dimintai keterangan di Polsek Jati perihal apa yang dilakukan berduaan di tempat itu.

Kepada petugas, baik D maupun AS mengaku tidak berbuat apa-apa di tempat tersebut. Namun D mengakui bahwa saat itu ia memang membolos dan meluangkan waktu di Tugu Identitas bersama AS.

Pihak Polsek Jati sendiri hanya memberikan pembinaan kepada 12 orang tersebut dan mengingatkan pada mereka untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

''Kami tidak berbuat apa-apa di tempat itu,'' kata pelajar putri berinisial D tersebut di hadapan petugas.

Sementara itu, Kapolsek Jati AKP Sulasno seusai memberikan pembinaan terhadap pelajar tersebut mengatakan, akan segera memberitahukan kepada pihak sekolah tempat ke-11 anak tersebut menuntut ilmu.

Hal itu dimaksudkan agar institusi pendidikan tersebut juga memberikan pengarahan pada anak didiknya. (ton-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA