| Rabu, 22 Desember 2004 | SEMARANG |
Armada KA Semarang-Tegal DitambahSEMARANG- Tingginya minat penumpang KA jurusan Semarang-Tegal mendorong Daop IV PT Kereta Api (Persero) menambah armada baru jurusan tersebut. Mulai Jumat (24/12), Daop IV akan mengoperasikan KA Kaligung II jurusan Semarang-Tegal. Untuk pengoperasian perdana, Daop IV PT KA (Persero) akan menerapkan tarif promosi sebesar Rp 20 ribu/orang. Humas Daop IV PT KA (Persero) Suprapto mengatakan, tarif itu memang lebih mahal dibanding tarif KA Kaligung sebesar Rp 16 ribu/orang. Sebab KA Kaligung II berkelas bisnis dan dilengkapi pintu otomatis, serta kursi yang dapat disetel bolak-balik. ''Dengan fasilitas pintu otomatis yang hanya dapat dibuka-tutup dari ruang lokomotif, diharapkan penumpang tidak terganggu dengan masuknya pedagang asongan,'' ujarnya. Suprapto menambahkan, saat ini KA Kaligung II berada di Stasiun Poncol. Pada pengoperasian perdana Semarang-Tegal, kereta akan diberangkatkan dari Tegal pukul 05.20. Kereta bisnis berkapasitas 252 penumpang itu diperkirakan tiba di Stasiun Poncol dan diberangkatkan lagi dari Poncol pada pukul 09.20 dan pukul 15.35, setelah pemberangkatan KA Kaligung. ''Rata-rata waktu tempuh KA Kaligung II dari Semarang ke Tegal atau sebaliknya sekitar 2 jam 15 menit. Waktu tempuh ini lebih cepat sekitar 15 menit daripada KA Kaligung I.'' Meski berkelas bisnis, KA Kaligung II tetap akan berangkat dan berhenti di Stasiun Poncol, bukan Stasiun Tawang. Sebab penumpang lebih mudah mengakses moda transportasi lain jika turun di Poncol. ''Para pedagang atau pegawai yang hendak meneruskan perjalanan lebih mudah menyetop angkutan umum dari Poncol.'' Selain faktor kenyamanan, penambahan armada jurusan Semarang-Tegal juga didorong oleh potensi penumpang Semarang-Tegal. Dia mengatakan, jumlah penumpang jurusan Semarang-Tegal rata-rata 300-400 orang/hari. Saat ini, ratusan penumpang itu diangkut oleh KA Kaligung yang mampu menampung 64 orang/gerbong. KA Kaligung ini beroperasi dua kali dari Semarang dan dua kali dari Tegal. Hampir setiap hari, kata dia, KA Kaligung dipadati penumpang. Bahkan Daop IV PT KA (Persero) harus memberi toleransi tambahan penumpang berdiri sebanyak 40% agar seluruh penumpang dapat terangkut. ''Alasan itu mendorong Direksi PT KA (persero) menambah armada kereta jurusan Semarang-Tegal. KA Kaligung II semula dioperasikan di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). Namun atas persetujuan Direksi PT KA (Persero), kereta itu kemudian dimutasikan ke Daop IV,''katanya. Selama masa angkutan Lebaran 2004, kereta ini sudah dioperasikan sebagai kereta bisnis tambahan berlabel KA Senja Bisnis Lebaran. (H5-84) |