logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 22 Desember 2004 SEMARANG
Line

Peraih Medali Olimpiade Sains Dapat Rp 7,5 Juta

  • Bisa Pilih Sekolah Tanpa Tes

SEMARANG-Para siswa yang meraih medali dalam Olimpiade Sains dan Matematika Internasional tingkat SD dan SMP akan mendapat hadiah dari Gubernur Jateng. Kasubdin Pendidikan Dasar Dinas P dan K Jateng Drs H Soekasdi mengatakan hal itu, kemarin.

''Hadiah gubernur itu bisa dipakai untuk tambahan kelanjutan studi mereka. Kami tetap peduli dengan prestasi mereka torehkan yang mampu mengangkat nama Jateng di tingkat internasional,'' ujarnya.

Menurut Soekasdi, para siswa yang menjadi peserta Internasional Mathematics and Science Olimpiad for Primary School (IMSO) yang meraih medali perak yaitu M Sena Luphdika (siswa SD Kedungsari 5 Magelang) akan mendapat hadiah sebesar Rp 8 juta.

Hal yang sama, para peraih medali perunggu yakni Muhammad Ridwan (siswa SDN Wonosobo), Andika Renaldi (siswa SD Pius Pekalongan), dan Syah Rindra Sofyan (siswa SDN Batursari Mranggen), serta Billal Maydika Aslam (siswa SDN Gayamsari 02-05 Semarang) akan mendapat Rp 7,5 juta.

Diberi Kemudahan

Peraih medali emas dalam Internasional Junior Science Olympiad (IJSO) yakni Aziz Adi Suyono (siswa SMP 9 Cilacap) akan mendapat hadiah dari gubernur sebesar Rp 10 juta. Rencananya hadiah itu akan diberikan Rabu (29/12) mendatang di Baturraden, Purwokerto.

''Hadiah itu hanya merupakan tambahan dari Gubernur Jateng setelah mereka menerima hadiah dari panitia dalam kejuaraan itu. Semoga mereka tetap bersemangat dalam belajar, dan memacu siswa lain untuk berprestasi.''

Dinas P dan K Jateng, lanjut Soekasdi, juga akan memberikan kemudahan kepada mereka untuk masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi yang dikehendaki tanpa tes seleksi.

Selanjutnya, untuk biaya sekolah diusulkan mendapat beasiswa prestasi.

Beasiswa prestasi itu, untuk tingkat SD besarnya berkisar Rp 15.000- Rp 20.000, SMP Rp 20.000- Rp 30.000, dan SMA Rp 30.000- Rp 40.000/bulan/siswa.

Menanggapi adanya tawaran beasiswa oleh beberapa sekolah terhadap para juara olimpiade tersebut seperti diberitakan Suara Merdeka, kemarin, Soekasdi mengatakan, sah-sah saja.

Hak setiap anak untuk memilih atau menolak tawaran itu. Pihaknya berharap, sebelum memilih siswa hendaknya memikirkan kualitas sekolah yang menawarkan demi prestasi ke depan.

''Dinas P dan K Jateng tidak bisa mengawasi mereka secara langsung agar prestasi yang mereka torehkan bisa bertahan. Namun, kami tetap memantau prestasi mereka di sekolah-sekolah lanjutan,'' katanya. (wid-84 )


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA