logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 22 Desember 2004 SEMARANG
Line

Bawa Motor Orang, Pelaut Mabuk Dihajar

SEMARANG UTARA-Tarmudzi (30), seorang pelaut asal Kampung Sungai Raya, Pontianak, Kalimantan Tengah, babak belur dihajar seorang warga Kampung Kebonharjo di Jl Usman Janatin (bawah jalan layang Arteri Utara), Minggu (19/12) malam.

Hal itu karena dia diduga hendak membawa kabur motor milik seorang warga sekitar. Motor itu kemudian diminta kembali pemiliknya.

Namun, Tarmudzi malah melaporkan kasus itu ke aparat Polsek Semarang Utara, Selasa (21/12), karena dianiaya. Polisi sempat mencari pelaku penganiayaan, yang belakangan diketahui bernama Ranto. Namun Ranto tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Diperoleh informasi, peristiwa itu bermula ketika Tarmudzi berkunjung ke sebuah kafe di salah satu sudut di Jl Usman Janatin, Minggu (19/12) malam. Di tempat itu dia minum minuman keras hingga mabuk.

"Ketika saya hendak pulang, minuman saya bayar. Setelah itu saya masih duduk-duduk di kafe. Namun entah mengapa, dompet yang saya simpan di saku celana tiba-tiba hilang," kata Tarmudzi.

Mencari Dompet

Dalam keadaan mabuk, dia berusaha mencari dompetnya. Lantaran lama tak ditemukan juga, dia jengkel. Dia menduga, dompetnya diambil salah seorang pengunjung di kafe tersebut.

Dia kemudian mencari ganti, dengan cara menahan sebuah motor milik seorang pengunjung kafe. Motor itu dia tuntun ke lokasi yang tak terlalu jauh dari kafe lalu didudukinya. "Maksud saya, motor itu sebagai tukar agar dompet berisi uang milik saya dikembalikan, " tutur juru mudi kapal itu.

Melihat ulah Tarmudzi, sejumlah pemuda menjadi jengkel dan mendatanginya beramai-ramai. Oleh seorang pemuda, Ranto, punggung Tarmudzi dipukul dengan kursi lalu ditendang dan wajahnya dipukuli hingga babak belur. Tarmudzi kemudian dilarikan ke RS Pantiwilasa Citarum. (G5-84)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA