logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 SALA
Line

Waduk Belum Isi, Petani Belum Tanam

WONOGIRI - Petani di Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri mengeluh. Sebab, hingga sekarang mereka belum dapat menanam padi. Hujan belakangan mulai jarang turun. Adapun harapan untuk mendapatkan oncoran air irigasi pun pupus karena Waduk Krisak belum terisi air.

Warsito, seorang petani, Minggu (19/12) menyatakan, penanaman padi mutlak memerlukan air. Sebenarnya, timpal petani Tjipto, kalau hujan turun dengan baik, petani dapat nekat mengawali pengolahan sawah tanpa harus menunggu oncoran air irigasi Waduk Krisak.

''Meski Waduk Krisak belum terisi air, kalau curah hujan di sini baik, kami dapat memulai mengolah sawah. Namun celakanya, curah hujan yang turun di sini belum juga cukup untuk memulai pengolahan sawah,'' ujar Tjipto. Dia heran, mengapa hujan di berbagai daerah telah menimbulkan banjir, tapi di Selogiri Wonogiri belum juga cukup untuk memulai pengolahan sawah.

''Padahal, para petani di sini terlanjur menyemai bibit padi. Kalau semaiannya telah cukup umur tapi tak segera ditanam, kelak pertumbuhan tanaman akan jelek,'' ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Ir Guruh Santosa MM mengakui, curah hujan di Kabupaten Wonogiri belum merata. Curah hujan yang tinggi baru terjadi di Wonogiri timur. Adapun curah hujan di Wonogiri utara seperti Kecamatan Selogiri dan Wonogiri selatan, masih minim.

Guruh mengungkapkan, curah hujan yang belum mencukupi itu berpengaruh pada pengunduran jadwal tanam musim rendheng (penghujan). Penanaman padi baru bisa dilakukan pada sebagian kecil petani sawah, terutama petani di daerah yang curah hujannya baik.

Data penanaman padi di Kabupaten Wonogiri baru mencapai 2.549 ha dari sawah 30.859 ha atau baru sekitar 8,26%.

Adapun jenis tanaman pangan yang tak bergantung pada ketersediaan banyak air, telah banyak tertanam pada areal yang luas. Singkong, misalnya, telah ditanam di 67.342 ha, jagung 69.924 ha, padi gogo 11.839 ha, kedelai 11.696 ha, kacang tanah 19.247 ha, kacang hijau 100 ha, ubi jalar 106 ha, dan sorgum 1.914 ha. (P27-20i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA