logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 SALA
Line

Pura-pura Pinjam Kendaraan Dibawa Kabur

SOLO- Pencurian mobil Honda Cielo milik Agus Haryanto (38) warga Jl Letjen Sutoyo, Cengklik, Solo yang terjadi beberapa waktu lalu belum terungkap, kini petugas Reskrim Polresta Surakarta kembali disibukkan kasus serupa.

Kejadian pertama menimpa Lucia Setyoningrum (23), penghuni kos di Jl Bido, Gilingan, dan dosen swasta di kota Solo, Immanuel Riyanto (42) warga Jl Malabar, Mojosongo. Jika Lucia terpaksa merelakan Suzuki Smashnya AD-4942-BB yang dibelinya Rp 10 juta, Immanuel nyaris kehilangan mobil Toyota Station Wagon AD-8653-HA seharga Rp 40 juta.

Namun mobil hitam keabu-abuan itu berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian. "Yang hilang dan belum ditemukan tinggal Honda Cielo dan Suzuki Smash. Meski demikian, kasus kehilangan kendaraan tampaknya sedang ngetren," kata Kasat Reskrim AKP Masrur, kemarin.

Dia menyebutkan, hilangnya mobil Cielo milik Agus modusnya kini sedang ngetren. Caranya, para penjahat mendekati korban. Setelah kenal, pelaku yang mengaku bernama Achmad (42) warga Surabaya itu pura-pura pinjam mobil. Begitu dapat pinjaman, langsung dibawa kabur. Tersangka yang mengaku masih bujangan itu, selama hampir tiga bulan sengaja kos tak jauh dari rumah calon korban.

Adapun laporan kedua korban itu, kemarin diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Surakarta Jl Adi Sucipto, Manahan. Dalam laporan tersebut disebutkan, mobil Toyota Station Wagon yang dipinjam sejak Rabu lalu (15/12) oleh Agus Antono warga Jl Kapten Pattimura ternyata tidak dikembalikan kepada pemiliknya. Namun Sabtu lalu, secara tak terduga korban memergoki mobilnya sedang dibawa Ridwan, teman tersangka.

"Mobil berikut pengendaranya kemudian dibawa ke Mapolresta. Hanya, tersangka Agus belum tertangkap," kata Masrur.

Teman Kos

Kejadian serupa juga menimpa Lucia, warga Ngadirojo, Wonogiri yang kos di Jl Bido, Gilingan, Solo. Motor korban dipinjam teman satu kosnya yang mengaku bernama Reno (30) dan Qolish (31) warga Riau. Kedua pelaku juga mengaku sebagai sepasang suami-istri. "Mereka pamit jagong dan pinjam motor saya. Sudah tiga hari motor berikut peminjamnya tidak kembali ke kos," paparnya.

Karena hingga kemarin tidak ada kabarnya, kasus pencurian motor itu akhirnya dilaporkan ke Mapolsekta Banjarsari. "Saya berharap motor dikembalikan. Saya tak menyangka bila kedua teman kos saya itu orang jahat."

Kapolsekta Banjarsari Bambang Susilo SH mengatakan, pihaknya sudah memeriksa kamar kos yang ditempati pelaku, namun tidak ditemukan barang berharga.

"Tampaknya pelaku sudah mempersiapkan diri sebelum melakukan aksinya. Belum ada petunjuk kuat untuk bisa mengejar pelaku. Kami belum mendapatkan alamat yang bisa dilacak," paparnya. (san,G11-17s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA