| Senin, 20 Desember 2004 | PANTURA |
Betulkan Antena TV Dua Tewas TersetrumBREBES- Nasib nahas menimpa Ahmad Arifudin (20) dan Sonhaji (25). Ketika keduanya membetulkan antena televisi, tewas tersetrum listrik di lantai II rumahnya di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Tubuh korban mengalami luka gosong di bagian tangan yang memegang pipa antena. Peristiwa itu terjadi Sabtu sekitar pukul 09.30, ketika Arifudin melihat gambar televisi kurang bagus. Anak dari H Umar Sidik, pemilik Toko Obat Pertanian Brebes Tani itu kemudian mencoba membetulkan posisi antena. Dia naik ke lantai dua rumahnya, dibantu Sonhaji, karyawan toko untuk menurunkan antena. Setelah dibetulkan dan akan dipasang kembali, tiba-tiba pipa yang dipakai untuk sandaran antena roboh dan menimpa kabel listrik yang ada di dekatnya. Kali pertama yang tersetrum adalah Arifudin, kemudian Sonhaji berusaha menolong. Namun, keduanya malah menjadi korban. Dalam keadaan luka gosong di bagian tangan, mereka langsung dilarikan ke RSU Bhakti Asih, Klampok, tapi jiwanya tak tertolong. Arifudin adalah anak pertama dari H Umar Sidik. Saat kejadian ayahnya sedang berada di gudang penyimpanan obat pertanian di Cimohong, sekitar satu kilometer dari tempat tinggalnya. "Bapaknya baru dikabari setelah ada kejadian. Korban sempat dilarikan ke RS Bhakti Asih, Klampok, namun akhirnya meninggal dunia," kata Kepala Desa Kluwut, Achmad Mutagien. Adapun Sonhaji adalah karyawan yang sudah lama bekerja di toko tersebut. Menurut keterangan, 10 hari sebelum meninggal, dia baru saja melangsungkan pernikahan dengan gadis di Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Dua jenazah Sabtu sore lalu masing-masing dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Padakton dan Desa Kluwut.(wh-42s) |