logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 PANTURA
Line

Perompak Mengamuk di Kapal

  • 1 Tewas, 3 Hilang, 7 Luka Berat

PEMALANG - Seorang nelayan di Dukuh Karangsembung Desa Mojo Kecamatan Petarukan dan dua nelayan asal Desa Wonokerto, Pekalongan, belum ditemukan hingga kemarin.

Hal itu menyusul kejadian serbuan perompak terhadap Kapal Usaha Kita di perairan Pontianak saat korban mencari ikan di laut.

Sementara itu, seorang anak buah kapal (ABK) lainnya diketahui tewas dan tujuh orang terluka berat.

Peristiwa itu mengundang perhatian warga Mojo terutama para tetangga korban Turino (20). Sebab, dia belum kembali ke rumahnya beberapa hari ini. Kabar hilangnya Turino disampaikan kepada ayahnya Ruwah (50) oleh Darjan (31) yang melihat kejadian perompakan itu dari kapal yang lain.

Ruwah didampingi keluarga dan para tetangganya menceritakan, anaknya sudah lama bekerja ikut kapal nelayan milik pengusaha di Pontianak. Biasanya, dia pulang ke rumah setiap bulan sekali. Namun, kali ini tidak pulang dan dikabarkan kapalnya diamuk perompak.

"Anak kula piyambak ingkang dereng wangsul. Menawi rencange sampun teng griya sedaya (anak saya yang belum pulang. Teman-temannya sudah sampai di rumah)," katanya dengan mimik sedih, kemarin.

Darjan kemudian menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/12) pukul 22.30 di perairan Pontianak, sekitar 600 mil dari pelabuhan. Pada saat itu dia berada di Kapal Nelayan Jaya sedang mencari ikan. Di kapal ada 10 ABK dan dia sebagai nakhoda. Darjan sudah dua hari berada di laut mencari ikan.

Menginjak hari ketiga, kapalnya didatangi kapal perompak. Ketika kapal bajak laut itu menempel Kapal Nelayan Jaya, enam orang berperawakan sangar langsung meloncat ke dalam kapalnya.

Keenam penjahat itu semuanya membawa senjata api rakitan. "Saya perkirakan orang Bugis dan Aceh jika dilihat dari dialeknya," tuturnya.

Ketika perompak beraksi, Darjan yang berada di ruang kemudi langsung mengambil radio komunikasi dan berteriak-teriak minta tolong. Seketika itu dari belakang dia dibekuk oleh seorang perompak dan lehernya ditodong senjata rakitan. Dia pun tak berdaya apa-apa.

Minta Tolong

Rupanya teriakan minta tolong dari radio komunikasi didengar oleh ABK Kapal Usaha Kita yang di dalamnya ada Turino. Kapal itu kemudian mendekat hendak menolong. Namun, hal itu justru berakibat fatal. Perompak berbalik arah menyerang kapal penolong dan melukai semua ABK-nya.

Pada saat itu, Darjan yang mengikuti dari belakang melihat para perompak mengamuk. Sayang, setelah itu Darjan kehilangan jejak dan kapal bajak laut kabur.

Kemudian, dia mencari Kapal Usaha Kita. Pada pukul 06.00 dia baru bisa menemukan kapal itu dan langsung memberikan pertolongan. "Yang selamat kami tolong. Ada tujuh orang terluka akibat bacokan senjata tajam. Seorang tewas dan tiga yang lain hilang termasuk Turino," tuturnya.

Para korban baik yang terluka maupun tewas kemudian dibawa ke Pelabuhan Pontianak dan ditolong aparat setempat. (sf-14e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA