| Senin, 20 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Luluk/Alven Lengkapi GelarJAKARTA- Ganda terkuat Indonesia, Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto melengkapi gelar yang direbut tuan rumah pada Djarum Indonesia Terbuka 2004, usai menundukkan pasangan China, Fu Haifeng/Cai Yun 15-8, 15-11 di Stadion Indoor Gelora Bung Karno, kemarin. Luluk/Alven melengkapi sukses Taufik Hidayat yang sukses menaklukkan wakil China, Chen Hong. "Kami memainkan strategi yang bisa meredam kecepatan lawan. Karena mereka punya karakter permainan yang cepat, maka kami coba meredamnya dengan memperlambat tempo. Mereka jadi tak bermain seperti biasa," kata Luluk. Menurut Alven, antusiasme penonton yang menyaksikan pertandingan membuat dirinya dan Luluk justru tegang. "Pada awal set kedua kami bermain terlampau tegang karena ingin tampak bagus dan tidak ingin melakukan kesalahan. Tapi, itu menjadi bumerang," kata pebulutangkis berwajah imut-imut ini. Sementara Fu Haifeng/Cai Yun mengakui lawannya bermain lebih bagus. "Sebenarnya kami bermain seperti biasa, namun lawan kami bermain bagus sekali. Mungkin kondisi badan dan kecepatan yang membuat kami kalah," kata Cai Yun. Soal penonton, menurut ganda yang diunggulkan di posisi ketiga ini, tak menjadi masalah. Kekalahannya murni disebabkan karena mereka bermain lebih buruk dibanding Luluk/Alven. "Suporter ramai itu biasa. Itu tidak mempengaruhi kami," tambah Cai Yun. Sebagai juara, Luluk/Alven berhak menerima hadiah sebesar 12.240 dolar AS. Sedangkan Cai/Fu 6.800 dolar. Terhibur Meski gagal di tunggal putra dan ganda putra, kubu China tetap dominan dengan tiga gelar yang diraih para pemainnya. Gelar tersebut berasal dari tungga putri Xie Xingfang yang mengalahkan Eriko Hirose dari Jepang 11-8, 11-0. Yang Wei/Zhang Jiewen memenangi "perang saudara" pada nomor ganda putri, dengan mengatasi perlawanan Zhang Dan/Zhang Yawen 15-10,15-5. Gelar ketiga China dipastikan melalui pasangan ganda campuran Zhang Jun/Gao Ling yang mengalahkan Robert Blair/Nathalie Munt dari Inggris dengan 15-9 dan 15-9. Ketua Umum PBSI Sutiyoso berjanji akan menaikan taraf Indonesia Terbuka dari bintang lima menjadi bintang enam. "Saya sudah bicara dengan Djarum. Konsekuensi menaikan bintang adalah penambahan total hadiah. Semoga Djarum siap untuk tahun depan," paparnya. Gubernur DKI Jaya tersebut juga menyatakan, pihaknya sangat senang dengan pelaksanaan event ini. (D3-77) |