| Senin, 20 Desember 2004 | OLAHRAGA |
Persik Ditawarkan ke Gudang GaramKEDIRI-Untuk menunjang kelangsungan Persik terus berkiprah dan berprestasi dalam persepakbolaan di Tanah Air, ada rencana kesebelasan ini akan dilimpahkan ke PT Gudang Garam. Pelimahan itu bukan hanya dalam bentuk bantuan seperti yang selama ini diberikan. Menurut Ketua Umum Persik Drs HM Maschut melalui Manajer Tim Iwan Budiyanto, untuk kompetisi Divisi Utama mendatang dibutuhkan biaya cukup besar. Bahkan dari pengalaman, tidak sedikit yang diambilkan dari APBD. Beban anggaran Pemerintah Kota Kediri juga semakin meningkat yang otomatis juga membutuhkan tambahan dana. Nantinya, seperti halnya klub Arema yang alih manajemenke PT. Bentoel, pengelolaan Persik secara keseluruhan pada kompetisi LI XI diharapkan dikelola perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk. Kalau hal itu bisa benar terwujud, maka beban biaya operasional, gaji pemain dan lain-lain sudah bukan lagi menjadi tanggung jawab Pemkot Kediri. Rp 7 Miliar Dalam kompetisi Liga Bank Mandiri 2003 saat Persik Kediri keluar sebagai juara, dikeluarkan dana sedikitnya Rp 15 miliar. Pada kompetisi 2004 ini sudah dihabiskan anggaran Rp 7 miliar. Sementara itu menurut sumber di Gudang Garam, untuk menangani masalah sepak bola tidak semudah apa yang dikatakan ketua umum Persik. Masalahnya, kini perusahaan masih lebih berkonsentrasi pada bisnis utama. Pasalnya, usaha yang digeluti berkait erat dengan lapangan pekerjaan untuk ribuan tenaga kerja dan memberi kontribusi dalam bentuk cukai pada negara.(jo-22) |