logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 OLAHRAGA
Line

PSIR Seleksi Pemain Baru

REMBANG -Mulai hari ini (20/12) hingga akhir bulan, PSIR mengadakan seleksi terhadap pemain-pemain berbakat dari klub-klub sepak bola yang ada di wilayah Rembang. Pelatih Suroso mengatakan hal itu kepada Suara Merdeka di sela-sela kesibukannya, kemarin.

Dijelaskannya, para pemain berbakat yang lolos dalam seleksi itu nantinya akan didaftar sebagai pemain PSIR dan dipersiapkan untuk mengikuti Komperisi Divisi II-A Jateng. Sebelumnya mereka akan digembleng bersama para pemain lama.

Apakah PSIR kehabisan pemain, sehingga melakukan penjaringan lagi? Suroso lama tidak menjawab, lalu mengatakan, sekarang pemain yang benar-benar siap dimainkan tinggal 10 orang. Yang lainnya masih diragukan kesiapannya, karena sudah lama tidak berlatih.

Padahal, menurut Suroso yang pernah membawa timnya masuk delapan besar kompetisi perserikatan tingkat nasional, untuk mengikuti Kompetisi perlu dipersiapkan 20 pemain yang siap tanding.

''Makanya kami melakukan penjaringan. Tujuannya ya itu tadi, untuk mencari tambahan pemain baru, sedikitnya 10 orang,'' ujarnya.

Kerangka Tim

Bila targetnya terpenuhi, secara otomatis akan memudahkan pembentukan kerangka tim. Sebaliknya, bila hasil penjaringan minim, artinya kurang dari 10 orang, pihaknya akan kerepotan membuat kerangka tim. Timnya juga akan kerepotan melakukan tambal sulam bila sewaktu-waktu ada pemain yang tidak siap tampil.

Ditanya soal kesiapan empat pemain andal yang kini berada di luar daerah, yaitu Tadis Suryanto, Suyono, Mugiarso, dan Suprapto, dia mengatakan tiga dari mereka bisa ditarik kembali. Satu yang tak mungkin ditarik lagi adalah Suprapto, yang sudah teken kontrak dengan tim asal Badung, Bali.

Dia menambahkan, hal tersulit bukannya mencari pemain baru, tetapi bagaimana caranya agar PSIR bisa mengikuti Kompetisi Divisi II-A 2005. Sebab, sekarang mereka kehabisan dana.

Untuk itu ia berharap kepada semua pejabat pemkab dan DPRD agar memikirkan kesebelasan berjuluk Dampo Awang ini dengan cara mengalokasikan anggaran pada APBD 2005. Bila tidak, masyarakat Rembang tak lagi bisa melihat tim kesayangannya bertanding.(jl-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA