| Senin, 20 Desember 2004 | NASIONAL |
PDI-P Perkirakan Perubahan Sikap Politik Partai GolkarJAKARTA - Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPR-RI Tjahyo Kumolo SH memperkirakan kemungkinan adanya perubahan sikap politik Partai Golkar di masa depan yakni akan mendukung penuh setiap keputusan kebijaksanaan pemerintah. Sebab Partai Golkar kini telah dipimpin oleh Jusuf Kalla, yang tidak lain adalah juga wakil presiden. ''Jadi, Partai Golkar dengan kekuasaan Jusuf Kalla akan mempola kekuasaan baru, dan itu urusan pemerintah dan Partai Golkar bukan urusan PDI-P,'' katanya kepada pers di Jakarta kemarin menanggapi terpilihnya Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam Munas VII di Bali. Tjahyo menjelaskan, Fraksi PDI-P DPR hanya akan menjalankan fungsi kontrol dengan baik demi kepentingan rakyat dan juga mengontrol ketua DPR agar tetap konsisten menjalankan fungsi-fungsi DPR. ''Walaupun dia (Ketua DPR Agung Laksono-red) anak buah wakil presiden,'' ujarnya. Menjawab pertanyaan mengenai nasib Koalisi Kebangsaan yang selama ini dibangun bersama antara PDI-P dan Partai Golkar, Tjahyo Kumolo mengatakan soal koalisi terserah kepada Partai Golkar. Wakil Ketua F-PAN DPR Taufik Kurniawan mengatakan terpilihnya Jusuf Kalla merupakan bukti adanya inkonsisten dalam hal kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ''Kalla yang tidak lain adalah juga seorang wakil presiden, seharusnya tidak melakukan rangkap jabatan. Sebab, SBY-Kalla itu termasuk yang setuju terhadap adanya wacana larangan rangkap jabatan. Tapi dengan terpilihnya Kalla, itu berarti wacana yang pernah sama-sama dikembangkan itu kini telah diterjang oleh wapres,'' katanya.(nas-87) |