logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 NASIONAL
Line

Gudang Mebel Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar


HANGUS TERBAKAR: Gudang mebel PT Satin Abadi, Jl Raya Jepara-Kudus, kemarin hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, kerugian mencapai sekitar Rp 4 miliar.(79) - SM/Muhammadun Sanomae

JEPARA- Gudang mebel PT Satin Abadi di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara, sekitar pukul 15.00 kemarin hangus terbakar. Gudang yang terletak sekitar 20 meter arah barat Jalan Raya Jepara-Kudus itu tinggal puing-puing tanpa menyisakan isi gudang sedikit pun. Kerugian materi ditaksir sekitar Rp 4 miliar lebih.

Beberapa rumah penduduk yang berpepetan dengan sisi gudang nyaris tersulut api. Namun berkat upaya warga dan tim pemadam kebakaran dari Pemkab Jepara, api bisa dilokalisasi sebelum dipadamkan kurang lebih 1,5 jam kemudian. Berdasarkan pemantauan Suara Merdeka di lokasi kejadian, satu rumah di sisi utara gudang tembok dan atap pinggir rumah menghitam karena nyaris terbakar. Demikian pula satu rumah di sebelah timur gudang.

PT Satin Abadi dengan jumlah tenaga kerja sekitar 750 orang itu memiliki dua gudang yang dipisahkan jalan gang desa ke arah barat. Gudang yang terbakar adalah yang di sebelah utara jalan gang, sedangkan gudang satunya yang berhadapan tak terbakar.

Salah seorang saksi, Ali Mahmudi (25), yang rumahnya persis di sebelah utara gudang, menuturkan, waktu kejadian kebanyakan warga sekitar pergi pengajian. Hanya ada tiga orang di rumah sekitar lokasi, yaitu dia, ibunya, dan kakaknya. Dia mengatakan, sumber api dari gudang sebelah pojok utara. Api langsung membesar dan menghanguskan seluruh bangunan dan isi gudang dalam waktu kurang dari setengah jam. ''Saya panik dan langsung mengundang warga, kemudian lapor ke Polsek Tahunan,'' katanya. Warga pun segera melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah warga. Dia tidak tahu penyebab kebakaran. ''Api begitu cepat. Tak ada suara ledakan apa pun,''lanjutnya.

Salah seorang pemilik perusahaan, Musaid, mengatakan, isi gudang di antaranya finishing mebel, kulit untuk bahan jok mebel, dua mesin jenset, dua kompresor, dan bahan-bahan finishing lainnya. ''Saya taksir kira-kira kerugian Rp 4 miliar lebih,'' katanya.

Kebetulan Minggu kemarin karyawan libur. Hanya ada 10 karyawan yang kerja lembur dan masuk setengah hari. Direktur Utama PT Satin Abadi Otto Schuch yang asal Hungaria baru ke Australia sejak Kamis (16/12). Musaid menambahkan, perusahaan tersebut telah diasuransikan. Berdasarkan informasi, sekitar 10 tahun lalu gudang di sebelah selatan juga pernah terbakar. Namun tidak sehebat yang kemarin.

Dengan kejadian tersebut, rencananya seluruh karyawan akan libur hingga 3 Januari 2005.

Sementara itu, petugas kepolisian di lokasi masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Sugiayanto mengatakan, akan meminta bantuan tim laboratorium forensik (labfor) Polri untuk menyelidiki penyebab kebakaran. ''Kemungkinan Senin (20/12) atau Selasa besok,'' katanya. (mds,kar-33t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA