| Senin, 20 Desember 2004 | MURIA |
Pendaftaran Calon Haji Sepanjang TahunJEPARA- Para jamaah calon haji 1425 Hijriah/2005 baru dimulai pemberangkatannya. Namun, pendaftaran haji untuk tahun depan sudah dibuka. Berbeda dari tahun sebelumnya, untuk musim haji 1426 H/2006 tidak ada pembatasan kuota provinsi. Pendaftaran akan ditutup jika kuota (jatah) nasional sudah terpenuhi. ''Bagi yang ingin berangkat haji tahun depan, sekarang sudah bisa mendaftar,'' kata Kepala Kantor Depag Kabupaten Jepara Drs H Surandim Achmad SH seusai pemberangkatan jamaah calon haji kloter 4 dan 5 di Pendapa Kabupaten Jepara, Minggu kemarin. Dengan menyetorkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) minimal Rp 20 juta, langsung tercatat sebagai calon jamaah haji. Bagi kabupaten/kota yang animo masyarakatnya tinggi, bisa mendapat jatah besar. Cara baru itu, kata Surandim, untuk menangkal ''mutasi'' calon haji, seperti yang terjadi musim ini. Yakni calon yang sudah tidak mendapatkan kursi di daerahnya karena kuota sudah habis, mendaftarkan diri di provinsi lain. Setelah mendapatkan kursi lantas mutasi (pindah) kembali ke daerah asal. ''Pendaftaran akan ditutup setelah kuota nasional terpenuhi,'' kata Surandim. Dia menuturkan, tambahan pelayanan untuk jamaah haji berupa pemberian makan pagi (pukul 10.00-11.00) dan makan malam (19.00-20.00) selama kurang lebih sembilan hari di Madinah, sudah bisa dirasakan jamaah haji tahun ini. Pemberian konsumsi gratis itu untuk membantu jamaah haji lebih konsentrasi melaksanakan Shalat Arbain (40 shalat fardu) di Masjid Nabawi. Mundur Empat Pendaftar haji Jepara yang siap berangkat tahun ini ada 1.263 orang. Namun ada empat orang yang mengundurkan diri. Alasannya istri tak jadi berangkat dan ada yang sakit, sehingga yang berangkat tinggal 1.259. Jamaah terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter). Kloter 1 (45 orang) berangkat dari Jepara, Sabtu (18/12) pukul 01.00 dini hari, dan sudah terbang dari Adi Sumarmo Solo pukul 06.00 pagi kemarin. Kloter 4 (400 orang) mulai diberangkat dari Pendapa Kabupaten pukul 08.00, dan setengah jam kemudian 13 bus ditambah satu bus cadangan berangkat bersama dari depan Bank BRI/Gedung DPRD Jalan Pemuda yang dipandu mobil patroli pengawal dari Polres Jepara dan bantuan komunikasi radio anggota RAPI. Pelepasan pemberangkatan kloter 5 (400 orang) oleh Bupati Jepara Drs H Hendro Martojo MM dan Muspida pada pukul 10.00. Ketua DPRD H Ahmad Marzuqi SE melambaikan bendera start untuk mengawali pemberangktan 12 bus dan satu bus cadangan. (kar-15s) |