logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 SEMARANG
Line

Ribuan Jamaah Padati Sima'atul Quran

DEMAK- Ribuan santri se-eks Karesidenan Semarang, Minggu (19/12) mengikuti Sima'atul Quran di Masjid At-Taqwa di Rimbu Kidul Desa Rejosari kecamatan Karangawen. Acara itu diisi ceramah Kiai Baidhowi Samsuri Lc dari Grobogan dan KH Agus Munif Zuhri dari Ponpes Girikusumo Mranggen.

Masjid At-Taqwa itu kebetulan berdekatan dengan Pondok Pesantren Fatahillah dengan pengasuh Kiai Wachid Abdullah di Desa Rejosari Kecamatan Karangawen.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Dra Hj Endang Setyaningdyah MM beserta Muspida dan KH Agus Munif Zuhri atau akrab dipanggil Gus Munif dari Girikusumo, Mranggen.

Sima'atul Quran itu dilakukan rutin, dan pada Minggu (19/12) giliran Demak ditunjuk sebagai tuan rumah acara tersebut.

Kegiatan itu kali pertama digagas oleh Gus Munif. Beberapa kiai yang hadir yakni Kiai Baidhowi Samsuri Lc dari Ponpes Sirojutt Tholibin, Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Kiai Rofii dari Mranggen, Kiai Budi Harjono dari Semarang, dan lain-lain.

Dalam acara itu, Asisten II Setda Demak Drs H Muhtar Lutfi yang membacakan sambutan Bupati menilai, Sima'atul Quran merupakan pendalaman Alquran yang bermanfaat sekaligus memberikan kontribusi sektor sosial, keagamaan, dan spiritual.

"Semoga kegiatan ini dapat dipertahankan secara berkesinambungan. Tidak hanya se-eks Karesidenan Semarang, tapi dilakukan se-Jawa Tengah. Hal itu sekaligus untuk mensyiarkan Islam dan meningkatkan ukhuwah islamiah," ungkap Bupati.

Untuk menunjang kegiatan itu, Bupati mempersilakan panitia pelaksana menggelar acara serupa di Demak. "Wilayah Demak terbuka dan siap menjadi percontohan untuk kegiatan islami. Masyarakat Demak yang mayoritas Islam tidak terlalu asing dengan kegiatan tersebut. Kegiatan ini dapat dijadikan pembentukan karakter manusia," katanya.

Karena itu, Bupati menyatakan, pembangunan fisik tidak akan langgeng jika aspek mental manusia diabaikan. Para ulama dinilai sebagai para pewaris Nabi. Diharapkan mereka membantu dan sekaligus mendukung Pemerintah Kabupaten Demak.

Sima'atul Quran se-eks Karesidenan Semarang kemarin ramai dikunjungi para santri. Adapun Yayasan Fatahillah milik Kiai Wachid Abdullah juga mengelola MTs Fatahillah, Madin Riyadhotul Tsuluban, dan lain-lain. (F2-73e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA