| Senin, 20 Desember 2004 | SEMARANG |
Pemuda Antarkampung Nyaris Bentrok
SEMARANG TIMUR-Bentrok antarpemuda dari dua kampung, Tambaklorok Semarang Utara dan Kampung Tambaksari, Gayamsari, nyaris terjadi di Jalan Tambaksari, Minggu (19/12) siang. Hal itu diduga disulut oleh keributan di sekitar tempat biliar. Aksi saling serang dapat digagalkan setelah aparat Polsek Semarang Utara yang dipimpin Kapolsek AKP Tri Bisono mendatangi tempat itu. Setengah jam kemudian, aparat Polsek Sidodadi juga datang. Dari tempat itu, polisi menemukan samurai dan golok bergerigi. Polisi menduga senjata tersebut akan digunakan untuk berkelahi. Senjata itu kemudian diamankan di Mapolsek Sidodadi. Diperoleh keterangan, ketegangan itu bermula dari pengeroyokan oleh dua pemuda asal Tambaklorok terhadap seorang penjaga biliar milik Yono alias Yono Kopral di Jl Tambaksari. Pengeroyok bernama Jarot dan Ateng. Korbannya Supriyatin (17), warga Jl Margorejo Timur RT 3 RW 5, Gayamsari. Tak Jelas Supriyatin dikeroyok para pelaku saat berada di seberang jalan tempat biliar (depan bengkel kendaraan) sekitar pukul 13.00. Pengeroyokan yang mengakibatkan korban terluka di kepala dan tangan itu belum diketahui sebabnya yang jelas. Hingga sore kemarin, korban masih dimintai keterangan di Mapolsek Sidodadi. ''Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba mereka (Ateng dan Jarot-Red) membawa gobang dan pentungan mengeroyok saya. Setelah mengeroyok saya, mereka lari ke arah Tambaklorok,'' aku korban. Yono, kakak korban, kemudian membawa korban ke rumah sakit. Setelah dimintakan visum, korban melapor ke Mapolsek Sidodadi. Sementara itu, aparat Polsek Semarang Utara bersama sejumlah aparat Polsek Sidodadi memburu tersangka di Tambaklorok. Kapolres Semarang Timur AKBP Drs Juhartana MSi yang didampingi Kapolsek AKP Tri Bisono mengungkapkan, pihaknya harus bertindak cepat ke lokasi. Bila kejadian itu dibiarkan, dikhawatirkan akan timbul dendam kesumat antarpemuda dua kampung. Kapolres mengatakan, agar insiden itu tidak meluas menjadi tawuran antarkampung, pihaknya langsung menangkap para tersangka. ''Tempat kejadian kami amankan dari segala kemungkinan buruk,'' katanya.(G5-89) |