logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 SEMARANG
Line

78 Rumah Rusak Berat

  • Kerugian Angin Lisus Ratusan Juta

SEMARANG-Jumlah rumah rusak berat dan ringan karena amukan angin lisus di Kecamatan Tembalang bertambah. Lisus yang terjadi Sabtu (18/12) sore itu, mengakibatkan sebagian besar atap dari ratusan rumah milik warga di Kelurahan Sendangguwo dan Tandan, beterbangan dan hancur.

Selain itu, juga menimbulkan sejumlah rumah ambruk. Di Kelurahan Sendangguwo, angin lisus mengakibatkan 78 rumah mengalami rusak berat, 45 rumah rusak ringan, 2 tiang listrik milik PLN roboh, dan 50 pohon bertumbangan. Sebagian besar rumah rusak terjadi kawasan Perumahan Sendangasri.

Sedang di Kelurahan Tandang, 28 rumah milik warga di RT 1 RW 7 Depoksari seluruh bagian atap rumah beterbangan disikat angin lisus.

Kejadian ini menurut keterangan sejumlah warga berlangsung begitu cepat.

Seperti di Depoksari Kelurahan Tandang, lisus menyapu 28 rumah yang posisinya berderet dalam satu gang.

Demikian pula di kompleks Perumahan Sendangasri. Satu deretan perumahan dalam garis lurus menjadi korban amukan lisus.

Minggu kemarin, Wali Kota H Sukawi Sutarip meninjau kondisi rumah warga yang terkena bencana. Didampingi istrinya, Ny Sinto Sukawi Sutarip, melihat dari dekat para korban di Kelurahan Sendangguwo dan Kelurahan Tandang.

''Untuk sementara Pemkot membantu para korban bencana sebesar Rp 20 juta. Dana itu diambilkan dari pos penanggulangang bencana alam,'' kata dia di sela-sela pemantauan.

Bantuan itu dipakai untuk pengadaan material bangunan rumah yang hancur. Sementara jumlah bantuan baru sebesar itu. Sebab Pemkot masih melihat perkembangan kondisi rumah penduduk. ''Secepatnya dana itu dibelikan barang agar warga tidak terlalu lama mengungsi,'' tambahnya.

Selain itu, Pemkot juga telah membuka dapur umum dan posko kesehatan di kedua kelurahan tersebut.

Dua fasilitas itu dapat dimanfaatkan warga yang masih mengungsi ke rumah tetangga.

Sementara itu, berdasar data di Posko Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Kecamatan Tembalang diperoleh informasi, jumlah rusak di Sendangguwo sebanyak 230 rumah. Sedang di Kelurahan Tandang sebanyak 28 rumah atap beterbangan, dan di Kelurahan Kedungmundu, satu rumah runtuh.

Menurut Kasi Trantib Kecamatan Tembalang Trijoto Pujosakti, jumlah kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Di Sendangguwo kerugian mencapai Rp 125 juta, di Tandang Rp 54 juta dan di Kedungmundu Rp 6 juta.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan sebagian warga mulai mengganti atap rumah yang hilang, karena beterbangan dan hancur. Adapun rumah warga yang hancur, pemilik tanah mulai mendatangkan batu-bata dan pasir.

Adapun pohon tumbang di Kedungmundu sebanyak 15 pohon dan di Tandang 5 pohon.

DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang kemarin pukul 14.30 juga memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa 1,250 ton beras, 1.250 bungkus mie instan, 125 kg minyak goreng, dan 125 kg gula.(G17,G6-64)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA