logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 INTERNASIONAL
Line

Sudan Gagal Stop Pertempuran

ABUJA - Pemerintah Sudan telah gagal memenuhi tenggat waktu untuk menyetop pertempuran di Darfur Selatan (Sudan barat) kata Assane Ba, jubir Uni Afrika, Minggu kemarin.

Dia menyebutkan, helikopter-helikopter pemerintah melancarkan lagi serangan terhadap para pemberontak di Negara Bagian Darfur Selatan, Sabtu lalu. Panglima pasukan pemantau Uni Afrika (UA) di Darfur, Jenderal (Nigeria) Festus Okonkwo, mengatakan pasukan pemerintah menyerang Desa Labado.

Okonkwo sebelumnya mengatakan, Pemerintah Sudan sudah memenuhi tenggat waktu 24 jam, yang berakhir Sabtu lalu. Labado, yang dikuasai pemberontak, terletak 65 km timur Nyala, ibu kota Negara Bagian Darfur Selatan.

Ribuan warga Darfur meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri. Mereka berbondong-bondong menuju Nyala dari wilayah timur. Mereka mengatakan, pasukan pemerintah dan Janjaweed (milisi etnis Arab) menyerang desa mereka.

Kaum pemberontak menyerang konvoi yang membawa bantuan obat dan makanan untuk jutaan orang yang telantar akibat peperangan tersebut. PBB menyebut apa yang terjadi di Darfur saat ini sebagai ''krisis kemanusiaan paling parah dalam abad ini'.

Pemerintah yang berkuasa di Abuja saat ini didukung oleh milisi Janjaweed dalam memerangi kaum pemberontak. (rtr-ed-30)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA