logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Desember 2004 EKONOMI
Line

Kinerja Perbankan Tahun 2004 Jauh Lebih Baik

JAKARTA-Selama 2004 sektor perbankan menunjukkan perbaikan kinerja yang jauh lebih signifikan dibandingkan dengan selama 2003. Rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) selama 7 bulan 2004, misalnya, naik 4,6% atau sedikit di bawah kenaikan selama 12 bulan penuh 2003.

''Lebih impresif lagi, pinjaman bermasalah atau non performing loan (NPL) 7 bulan 2004 menurun 0,9% atau 4,5 kali lipat penurunan selama 12 bulan tahun lalu,'' kata ekonom Dradjat H Wibowo seusai seminar tentang kinerja perbankan 2004 di Jakarta, Sabtu lalu.

Menurut dia, ekspansi kredit juga meningkat pesat yang dibarengi oleh elastisitas NPL yang makin ideal, yaitu bernilai negatif.

''Artinya, ekspansi itu disertai perbaikan penerapan prinsip prudensial (kehati-hatian) dengan pengecualian pada kasus kejahatan kredit dan perbankan,'' imbuhnya.

Merosot

Dengan tren itu, lanjut anggota Komisi IX DPR tersebut, ekspansi kredit tahun 2004 sekitar 22% lebih tinggi dari 2003. Namun demikian sejalan dengan kepesatan pertumbuhan reksadana perbankan mengalami kemerosotan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) secara signifikan.

''Secara year on year pertumbuhan DPK 2004 adalah 44% lebih rendah dari pertumbuhan 2003. Ekspansi pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI) juga lebih rendah dari 2003 karena suku bunganya kian menurun,'' ujarnya.

Kompetisi dari reksadana, kata dia, membuat cost of money perbankan meningkat, antara lain terlihat pada kenaikan suku bunga simpanan berjangka pada awal semester II 2004. Di lain pihak, dari sisi penerimaan bunga suku bunga kredit dan SBI cenderung menurun. (bn-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA