SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Rabu, 15 Desember 2004

JAKARTA-Presiden Komisaris Bank Global Rijanto Sastroatmodjo mengharapkan ada investor baru yang masuk untuk membantu memulihkan kondisi bank tersebut. Komisaris saat ini telah diminta melakukan inventarisasi agar diketahui masalah sesungguhnya.

JAKARTA-Sudah saatnya Bank Indonesia (BI) menerapkan model pengawasan yang lebih transparan dengan pendekatan total productivity factor masing-masing bank. Demikian diungkapkan oleh Ahmad Deni Daruri, Presiden Direktur Center for Banking Crisis, kemarin.

JAKARTA-Petugas BI mengambil alih penanganan Bank Global, sedangkan karyawan bank itu tidak ada satu pun yang terlihat masuk, kemarin. Salah seorang petugas keamanan di Kantor Pusat Bank Global, Menara Global Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta mengungkapkan jumlah nasabah yang datang kemarin tidak seramai hari sebelumnya.

JAKARTA-Menyusul kasus pembekuan Bank Global oleh Bank Indonesia (BI), Deputi Senior Gubernur BI Miranda Swaray Goeltom meminta masyarakat agar lebih teliti dalam menanamkan uang atau modalnya. "Para pemilik dana harus lebih memperhatikan beberapa hal saat menginvestasikan dananya, misalnya ketika menanamkan uangnya di reksadana.

SOLO-Sejak peletakan batu pertama oleh Wali Kota Slamet Suryanto 25 September lalu hingga kemarin lebih dari separo kios di Pusat Grosir Solo (PGS) telah terjual. Pembelinya pedagang dari berbagai daerah di Jateng, antara lain Semarang, Pekalongan, dan Magelang.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA