logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Desember 2004 SALA
Line

Disiapkan Delapan Pos Pemantauan

SUKOHARJO - Tim terpadu menyiapkan delapan pos pemantauan di sekitar Terminal Gunung Pare (GP). Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kemacetan akibat perubahan jalur bus dan angkutan umum saat peresmian terminal baru tersebut, lusa.

''Kami terus melakukan koordinasi antartim, agar rencana pengoperasian terminal berjalan mulus. Tim terpadu terdiri atas Polres, Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Forum Masyarakat Kartasura (FMK),'' ujar Kakan Humas Informasi dan Komunikasi (HIK), Sudjoko S Sos seusai rapat koordinasi, kemarin.

Dijelaskan, kedelapan pos tersebut adalah pos terminal, pertigaan Kranggan, Brontowiryan, pertigaan Tugu Kartasura, pertigaan Parangtejo, pertigaan SMK Muhammadiyah, serta perempatan bangjo Kartasura dan Dolog. Petugas di setiap pos akan bertanggung jawab mengatur lalu lintas dan membantu para sopir angkutan umum yang salah jalur.

''Mereka akan bertugas pukul 06.00-20.00, sesuai dengan jam buka terminal.''

Bagaimana dengan keterlibatan FMK? Sudjoko mengaku, FMK tetap dilibatkan untuk membantu mengatur bus di dalam terminal, termasuk mengatur para pedagang kaki lima (PKL).

''Namun, keterlibatan mereka tetap di bawah koordinasi instansi terkait. Kami berharap kerja sama itu dapat berjalan lancar, sehingga kerja keras pengoperasian terminal tidak terganggu.''

Sudjoko meminta para sopir bus dan angkutan umum tidak mempersoalkan fasilitas terminal. Dijelaskan, kondisi fasilitas terminal masih jauh dari sempurna. Namun secara bertahap, semua fasilitas pendukung akan dilengkapi.

Saat ini, fasilitas yang ada baru fasilitas minimal untuk mendukung pengoperasian terminal, seperti kantor, tempat penarikan retribusi, tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, lokasi parkir bus, dan kios.

''Tim juga sudah merekomendasikan tambahan dana sebesar Rp 4 mmiliar untuk membangun pagar keliling, pengerasan lokasi parkir bus malam, dan pembangunan Jalan Indronatan.''

Jangka Panjang

Jalan Indronatan, dalam jangka panjang disiapkan sebagai jalan masuk terminal. Pembangunannya dilakukan awal 2005, dan sudah ada kontraktor yang siap membangun. Bahkan, kontraktor itu bersedia menanggung biaya proyek terlebih dahulu. Setelah dana dari APBD Kabupaten dan Provinsi turun, baru dibayar.

''Rencana jangka panjang, jalur masuk akan dialihkan lewat pertigaan Ngasem untuk bus dari Semarang dan Yogya; dari Solo melalui Jalan Adisucipto, Colomadu. Kami sudah merintis pembicaraan kerja sama dengan Pemkot Solo dan Pemkab Karanganyar melalui kerja sama Subosuka Wonosraten.'' (G10-20a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA