logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Desember 2004 PANTURA
Line

Sosialisasi Kendaraan Bak Terbuka Terus Dilakukan

  • 1.000 Lembar Liflet Disebar

PEKALONGAN - Sampai saat ini Satlantas Polresta Pekalongan terus melakukan sosialisasi mengenai penggunaan kendaraan bak terbuka. Menurut Kasatlantas AKP Nurwitomo, langkah ini dilakukan agar masyarakat lebih mengetahui, kendaraan dengan bak terbuka dilarang mengangkut manusia. Jika dilanggar, polisi akan memberi peringatan.

''Kami terus melakukan sosialisasi masalah ini sampai masyarakat sadar dan tidak akan melanggar aturan yang ada,'' ujar Nurwitomo di sela-sela acara sosialisasi di TPI Pekalongan, kemarin (14/12).

Menurut dia, dalam melakukan kegiatan tersebut pihaknya telah menyebar ribuan liflet yang berisi peraturan penggunaan kendaraan bak terbuka.

Selain itu, 18 spanduk yang berisi imbauan agar mematuhi aturan tersebut juga telah disebar. Sasaran penyebaran liflet maupun spanduk adalah daerah pinggiran maupun perbatasan.

Khusus spanduk, lanjut dia, akan dipasang di daerah perbatasan kota, karena dapat dilihat pengemudi kendaraan ketika masuk ke Kota Pekalongan.

Begitu pula sebaliknya, jika pengemudi tersebut akan keluar Kota Pekalongan, mereka juga akan melihat spanduk tersebut. Prinsipnya, sosialisasi ini ditujukan kepada mereka yang sering mengemudikan kendaraan dengan bak terbuka.

Nurwitomo mengungkapnya, sosialisasi ini dilakukan agar kejadian kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal dan menelan banyak korban, tidak terulang kembali.

Untuk itu, dia meminta kepada para pengusaha, pengemudi, dan para penumpang agar mematuhi peraturan tersebut.

Khususnya para pengemudi, jika di jalan raya melihat ada orang yang bermaksud ingin naik ke kendaraannya, sebaiknya dilarang.

''Kalau mereka tetap nekat naik kendaraannya, bilang saja kalau hal itu dilarang,'' papar dia.

Selanjutnya Kasatlantas menegaskan, biasanya sosialisasi dilakukan di daerah ramai, misalnya di tempat pelelangan ikan. Alasannya, jika tempat itu ramai, banyak orang yang mendengarkannya sehingga sasarannya lebih banyak.

''Lebih banyak lebih baik, karena saat kami memberikan pengarahan yang mendengarkan lebih banyak,'' tandas dia. (H4-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA