logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Desember 2004 PANTURA
Line

Tiga Jam Hujan Lima Desa Banjir

BREBES - Banjir Senin malam sekitar pukul 21.00 melanda lima desa di wilayah Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Air meluap dari Kali Rayap yang membelah Desa Dukuhringin hingga menggenangi perumahan penduduk dan ratusan haktare areal parsawahan. Pada Selasa pagi kemarin air mulai surut.

Beberapa penduduk Desa Siwungkuk kemarin menuturkan, curah hujan pada Senin malam tidak seperti hari sebelumnya. ''Hujan turun sejak sore hingga malam. Hujan berhenti sebentar kemudian turun lagi sangat deras,'' ujar Ujang, warga Siwungkuk, kemarin.

Karena curah hujan tinggi, beberapa saluran air tak mampu menampung aliran air. Air kemudian meluap ke jalan desa dan sebagian menggenangi rumah penduduk. Rumah yang terendam pada umumnya berada di pinggir persawahan yang mempunyai lantai rendah. Namun, sekitar tiga jam kemudian air surut.

Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, banjir menggenangi lima desa yakni Desa Dukuhringin, Siwungkuk, Tegalgandu, Tanjungsari, dan Sidamulya.

Menurut warga sekitar, banjir kali ini tak seperti biasa karena justru berasal dari curah hujan. ''Sebelumnya desa kami kebanjiran karena tanggul Kali Pemali jebol. Namun, karena kini tanggul tersebut kokoh, banjir malah muncul dari luapan kali kecil,'' ujarnya.

Meski hanya berlangsung cepat, beberapa petani bawang merah kemarin merisaukan genangan air yang merendam tanaman mereka. ''Saya tetap khawatir rendaman air terlalu lama akan menjadikan tanaman membusuk,'' ujar Wahud yang ditemui di pinggir lahannya.

Kepala Desa Dukuhringin Soleman HM mengatakan, banjir kali ini meski sebentar sangat merepotkan warga desanya. Banjir berasal dari luapan Kali Rayap yang tak mampu menampung curah hujan yang tinggi.

Agar musibah itu tak terulang, dia berharap, Pemkab segera melakukan normalisasi kali kecil tersebut.

Rombongan anggota DPRD dari Komisi A, B, dan D terdiri atas Abdullah Syafaat ST dan Budi Prabowo (Komisi A), Kusna Supriyatna (Komisi D), dan Warsudi (Komisi B) kemarin meninjau desa yang terkena banjir. Para wakil rakyat itu sekaligus menampung aspirasi masyarakat seputar penyebab banjir bandang tersebut. (wh-14e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA