| Rabu, 15 Desember 2004 | PANTURA |
Proyek Jalan Lingkar Utara Tahap IFasilitas Umum Diganti BaruTEGAL- Rencana pembongkaran fasilitas umum yang terkena proyek Jalan Lingkar Utara tahap pertama di Kota Tegal, dijamin tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, secara teknis fasilitas umum seperti tiang listrik, saluran air minum, dan tiang telepon dilakukan pemasangan baru. "Sebelum pembongkaran, sesuai dengan rencana pelaksanaan beberapa fasilitas umum itu diganti dengan yang baru. Hal tersebut sudah kami koordinasikan dengan PLN, PDAM, dan Telkom," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Ir M Wahyudi, kemarin. Menurut dia, pemasangan fasilitas baru tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Dia mencontohkan, sebelum tiang listrik dibongkar, pihak PLN akan membangun jaringan baru. Demikian halnya saluran air minum, PDAM terlebih dahulu akan memasang pipa yang baru sebelum dilakukan pembongkaran. Jangan Panik Secara terpisah, Wali Kota Adi Winarso meminta kepada warga sekitar lokasi tidak panik dengan adanya realisasi proyek jalan lingkar 3,1 km tersebut. Kendati harus dilakukan pembongkaran fasilitas umum, pihaknya menegaskan hal itu tidak akan mengganggu pelayanan, seperti pemadaman listrik, telepon, dan kemacetan distribusi air minum. "Tim pelaksana sudah mengupayakan bagaimana realisasi jalan lingkar itu tidak sampai mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Apalagi fasilitas yang terpaksa harus dibongkar sudah disiapkan penggantiannya." Sebagaimana diberitakan, beberapa sarana umum yang terkena proyek Jalan Lingkar Utara Kota Tegal tahap pertama, terpaksa harus dibongkar. Sarana tersebut meliputi tiang listrik, telepon, dan pipa saluran air minum. Humas PLN Dwi Purnomo SE mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan jaringan yang berada di lokasi Jalan Lingkar Utara, terdapat 62 tiang listrik yang harus dibongkar. Secara terperinci, jumlah jaringan tegangan menengah sepanjang 1,21 Kilometer Sirkuit (KmS), 32 tiang dibongkar total, dan 30 tiang lainnya ditanam di lokasi baru. Dirut PDAM Hendry Purwanto menegaskan, pihaknya telah menyiapkan dana Rp 109 juta untuk pemasangan pipa saluran baru. Yakni, guna mengganti pipa saluran yang terkena proyek. Sebelumnya, pipa tersebut menghubungkan ke rumah pelanggan. "Sudah kami siapkan. Kalau ada gangguan, pemutusan tidak sampai membutuhkan waktu lama. Paling satu atau dua hari," tandasnya. (G12-74s) |