logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Desember 2004 WACANA
Line

Surat Pembaca

Parcel atau Upeti

Komisi Pemberantasan Korupsi melarang pemberian parcel untuk pejabat. Menilik artinya, parcel sebenarnya lebih sebagai sarana ungkapkan simpati, kekeluargaan, persahabatan hubungan yang bersifat tidak sesaat. Nilainya tidak harus mahal namun penuh makna.

Pesan ketulusan pengirim tersirat dan tertangkap si penerima, ini mungkin filosofi parcel. Hanya saja dalam perkembangannya barangkali terjadi banyak penyimpangan dari arti maupun filosofi. Entah karena masih dalam pemahaman yang terlalu feodal, seringkali ada anggota masyarakat merasa wajib mengirim parcel agar dikenal pejabat.

Modus operandi seperti inilah yang menyebabkan penyimpangan makna karena sudah ada tujuan khusus, entah pamrih, kepentingan atau multi makna yang seringkali jauh dari semangat tulus. Kebiasaan yang menyimpang namun nikmat bagi pejabat ini "direstui" dengan memberikan respon khusus untuk pengirim parcel.

Bagi pengirim, parcel diberikan pada siapa saja karena ketulusan tidak ada kaitan dengan pangkat, jabatan maupun posisi. Bagi atasan yang menerima jangan dilihat dari nilainya, karena berpotensi terjadi pilih dan pilah dalam memberikan perhatian.

Itupun masih akan dibuat rating siapa kirim "parcel" paling mahal yang akan menduduki tangga teratas prioritas dibanding yang "biasa-biasa" saja. Apalagi yang tidak kirim, "emangnye gue pikirin". Hati-hati, penggunaan parcel yang tidak semestinya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Bukan karena kedaluwarsa. Parcel bukan tidak mungkin dapat memberi kontribusi atas post power syndrom. Semangat hidup menguap, kreativitas macet dan menjadi sakit-sakitan gara-gara terbentuk pemahaman, parcel salah satu aksesoris kekuasaan.

Akibatnya pasca tidak menjabat menjadi makin menderita karena tidak ada lagi parcel yang beranjangsana walau sudah open house. Jadi yang penting pemahaman pada semua pihak yang menggunakan parsel sebagai sarana komunikasi. Sepanjang masih sesuai makna dan filosofinya, parcel tidak perlu dilarang karena semangat awalnya bukan upeti.

Purnomo Iman Santoso
Villa Aster II G/10 Srondol, Semarang

***

Program SPP Gratis Terancam Dicabut

Adanya rencana dihapusnya program berobat dan SPP gratis di Kabupaten Cilacap, diharapkan Pemkab mencari jalan keluarnya bersama legeslatif. Sementara itu masih banyak yang belum tahu dan perlu dijelaskan secara transparan atas penghapusan program tersebut.

Walau realisasi program tersebut tidak mengena sasaran tapi masyarakat ingin mendapat pelayanan. Menurut Bupati H Probo Yulastoro SSos MM. RAPBD tahun 2005 defisit Rp 22,84 miliar. Pendapatan yang direncanakan Rp 462,90 miliar, sedang anggaran belanja hampir Rp 485.75 miliar.

Apakah mungkin program yang bagus tersebut betul-betul akan dicabut ?. Padahal masyarakat masih mendukung, tinggal diperbaiki mekanisme penyalurannya atau dibentuk tim yang membawahi subsidi pendidikan dan pengobatan. Harapan saya program pendidikan dan pengobatan gratis tetap berkesinambungan.

Masalah dana bisa dialokasikan dari bunga dana abadi sebesar Rp 53 miliar. Hanya saja mekanisme penyalurannya jangan gebyah uyah. Antara si miskin dan si kaya perlu ada pembatasan.

Jadi rencana pencabutan program tersebut tidak ngambang seperti halnya program KTP berasuransi yang notabennya tidak ada juntrung-nya.

Anif
Jl Sidumara 2 Cimanggu Wetan Cilacap

***

Tukang Kayu Cari Pekerjaan

Saya tukang kayu profesional yang selama 35 tahun ahli membuat bermacam mebel seperti almari antik, pintu/kusen, meja kursi sesuai selera pemesan. Karena perusahaan tempat bekerja gulung tikar, saya mencoba mandiri dengan modal terbatas. Akibatnya sulit berkembang.

Saya mengajak perusahaan untuk bekerja sama atau siapa saja yang mau menjadi bapak angkat dengan memberikan bantuan modal. Saya benar-benar dalam kesulitan, apalagi harus menghidupi anak istri. Yang saya miliki hanyalah keahlian. Mohon hubungi 08562883139.

Tuwardi
Sambungsari Rt 2/Rw 2 Ngadirejo, Temanggung

***

Tanggapan Hipnotis

Saya terima kasih atas tulisan Bp Sungkono 30 November 2004 tentang penjelasan hipnotis. Sebagai praktisi hipnotis dalam bidang hipnoteraphy dan stage hipnotis (untuk intertaiment) saya merasa senang.Selama ini hipnotis dalam anggapan masyarakat adalah ilmu hitam untuk kejahatan.

Anggapan itu tidak benar. Hipnotis adalah ilmu yang mempelajari gejala tidur dan gelombang otak yang ada hubungannya dengan ilmu jiwa. Ilmu ini dapat dipelajari oleh siapa pun tanpa laku , ritual tertentu atau memakai jimat, minta bantuan jin dimensi lain dan hal gaib lainnya yang biasa dilakukan oleh ilmu gendam, pelet, cablek, pelet dan ilmu hitam lainnya.

Hipnotis efektif untuk peningkatan percaya diri, pengobatan kebiasaan buruk, ketergantungan narkoba, miras, rokok, peningkatan mutu pendidikan anak, olah raga, insomia, trauma dan pengobatan hal buruk lainnya yang berhubungan dengan sugesti mental.

Juga dapat dipakai untuk hal positif seperti di bidang penyelidikan/kepolisian untuk mengorek keterangan.

Bagi masyarakat yang ingin tahu lebih banyak tentang hipnotis yang sesungguhnya atau mungkin ingin mendalami untuk pengobatan atau hal positif lainnya saya bersedia membantu.

R Yunanto Anggoro
JI Kumusdasmoro Utr I/17 Semarang

***

Korban Ketidakadilan

Saya korban ketidakadilan. Saya sebelumnya bekerja di perusahaan mebel di Jepara sebagai staf administrasi. Tiba-tiba tanpa peringatan/teguran terlebih dulu, saya di-PHK dengan alasan indisipliner per tanggal 1 Desember 2004.

Saya menerima gaji terakhir yang telah dipotong bon pinjaman tanpa uang pesangon sepeser pun, padahal telah mengabdi di perusahaan selama lebih dari 4 tahun. Saya hanya bisa pasrah karena orang kecil yang tidak tahu harus mengadu ke mana.

Junaedy AS
Bangsri Rt 3/Rw 2, Jepara

***

Diparta Kendal Perlu Adakan Studi Banding

Presiden SBY meyakinkan para anggota senat, calon investor, maupun pelaku bisnis dari Amerika serta berusaha menumbuhkan kepercayaan dunia terhadap kondisi kondusif pariwisata Indonesia di forum APEC. Hal itu rasanya bisa memberi pencerahan Bupati dan Kadiparta Kendal untuk lebih bersemangat memacu pertumbuhan pariwisatanya.

Kendal punya aset pariwisata lengkap untuk ukuran sebuah kota kecil, mulai dari pantai, pemandian air panas, goa karang, air tejun, kebun teh, karet, kopi. Bahkan wisata mistik seperti gedung tua peninggalan Belanda di PG Cepiring, wisata religius masjid bersejarah, makam ulama, goa Bunda Maria Ratu dan lainnya.

Ada baiknya suatu saat Bupati dan Kadiparta mengumpulkan semua praktisi pariwisata seperti pemandu /guide, Asita, PHRI, pengusaha untuk mengadakan studi banding ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) seperti Bali, Jogja, atau kantong turis lainnya.

Intinya pertemuan dengan pelaku pariwisata dan dunia usaha di daerah tersebut kemudian, bekerja sama agar turis bisa mengalir ke Kendal. Banyak yang bisa dipelajari seperti cara pengelolaan objek, manajemen bahkan jika mungkin mencari celah ekspor komoditas terbaik Kendal.

Di antaranya kerajinan tas, sepatu, kulit, kopi, teh, ikan, barang antik. Juga yang diperkirakan akan booming seperti crab shoft shell/kepiting lunak di mana hanya Kendal yang punya eksportirnya.

Dengan kapasitas seorang Hendy Boedoro, tentu tidak sulit menjalankan ide ini. Yang menjadi pertanyaan, adakah greget di hati pelopor pariwisata tersebut untuk merealisasikan agar pariwisata Kendal tidak menjadi katak dalam tempurung.

Aryo Widiyanto AMd
Jl Sri Agung 234 Cepiring, Kendal


HexWeb XT DEMO from HexMac International

Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA