| Rabu, 15 Desember 2004 | NASIONAL |
Aneka WartaMahasiswa Tuntut 20% Dana PendidikanSEMARANG- Aksi dari Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) IKIP PGRI Semarang untuk memperjuangkan dunia pendidikan kembali dilakukan, kemarin. Mereka tak hanya menuntut realiasasi 20% dari APBD untuk pendidikan, tapi juga Perda tentang Hak dan Perlindungan Guru. Dalam aksinya di halaman kantor Gubernur Jateng, mereka membawa sejumlah poster dan spanduk. Di antaranya bertuliskan ''Pendidikan Prioritas, Rakyat Cerdas, Bangsa Maju'' dan APBD/N 20% Mutlak''. Di teras gubernuran, lima orang di antara mereka selajutnya melakukan happening art. Mereka memperagakan adegan nasib guru Oemar Bakri yang tetap teguh dalam menjalankan tugas meski merana dan gaji terus dipotong. (G7-78) Warga Asing Dimintai Keterangan GROBOGAN - Untuk meningkatkan kewaspadaan bahaya terorisme, aparat Polres Grobogan kemarin meminta keterangan kepada dua warga negara Malaysia yang menginap di Hotel Griya Laksana (GL), Jalan R Seoprapto Purwodadi. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan aparat Polres Grobogan mengantisipasi terorisme serta kemungkinan adanya anggota kelompok Nurdin Moh Top dan dokter Azahari di Kabupaten Grobogan. Menurut keterangan, saat dilakukan pemeriksaan, kedua orang tersebut ternyata tidak memiliki hubungan dengan jaringan teroris. Atas laporan itu, aparat kepolisian dengan sigap langsung melakukan penyelidikan di lokasi. Sesampainya di tempat tersebut, ditemui ada dua orang asing berasal dari Malaysia. Kapolres Grobogan, AKBP Drs Bedjo Sulaksono melalui Kasat Intel, AKP Untung H membenarkan adanya informasi tersebut. Karena tidak ditemukan bukti cukup kuat, akhirnya warga Malaysia itu diantar pihak kepolisian ke Wirosari bersama orang yang hendak didatangi tersebut. (H3-58a) |