| Rabu, 15 Desember 2004 | NASIONAL |
Peter Withe Kecewa WasitHANOI- Pelatih timnas Indonesia, Peter Withe sangat kecewa dengan langkah wasit asal China, Sun Bao Jie yang mengartu merah striker andalannya, Ilham Jayakesuma dalam pertandingan Indonesia versus Kamboja di My Dinh Stadium, Vietnam, Senin (13/12) lalu. Menurut Withe, tidak semestinya Ilham dikartu merah karena pelanggaran ''ringan'' yang dilakukannya terhadap pemain Kamboja dalam pertandingan yang dimenangi Indonesia 8-0 tersebut. ''Jika pelatih Vietnam bisa kehilangan pekerjaan karena kekalahan lawan Indonesia, dan pekerjaan saya sebagai pelatih selalu dianalisis setiap kali pertandingan, apakah wasit tidak bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan?'' kata Withe. ''Dia (Ilham) hanya bereaksi terhadap pelanggaran yang menimpanya. Itu tidak pantas untuk sebuah kartu merah.'' Ilham diganjar kartu merah oleh Bao Jie pada menit terakhir karena bereaksi dengan menendang pemain Kamboja setelah tangannya terinjak. Kepada Peter Withe, Ilham mengatakan bahwa tindakan itu spontan karena dirinya kesakitan. ''Sangat mengecewakan. Saya bukan orang yang suka menilai wasit. Mereka orang dengan pekerjaan yang sangat berat. Tapi jika pelatih bisa kehilangan pekerjaan karena pertandingan ini, bukankah langkah (kartu merah) semacam itu berlebihan?'' tambah mantan pemain Aston Villa itu. Indonesia memastikan satu tempat di semifinal Piala Tiger 2004 dengan status juara Grup A, setelah menang telak 8-0 atas Kamboja. Keberhasilan itu membuat tim asuhan Peter Withe tak terkalahkan sekaligus tak kebobolan dalam empat pertandingan yang dimainkannya. Secara keseluruhan mereka mengumpulkan sepuluh poin dan 17 gol. Posisi runner up Grup A kemungkinan diraih Singapura yang akan memainkan partai terakhir melawan Kamboja yang tak pernah menang. Sedangkan tuan rumah Vietnam hampir pasti tersingkir. Tulang Punggung Ilham Jayakesuma merupakan tulang punggung tim Merah Putih. Dia telah memantapkan diri sebagai top scorer sementara berkat tambahan tiga golnya ke gawang Kamboja. Sejauh ini, Ilham sudah mengoleksi enam gol. Sayang, pemain kelahiran Palembang 19 September 1978 ini tak bisa menahan emosinya. Dia menendang pemain lawan saat terjatuh, setelah sebelumnya tangan kanannya terinjak. Padahal ketika itu pertandingan sudah memasuki masa injury time. Akibat kartu merah tersebut, pemain bernomor punggung sembilan ini tak bisa tampil dalam partai semifinal yang bakal digelar secara home and away. Pertandingan semifinal antara Indonesia melawan runner-up Grup B rencananya dimainkan pada 29 Desember di Jakarta dan 2 Januari di akndang lawan. Pertarungan final dijadwalkan berlangsung 8 dan 15 Januari, juga secara kandang dan tandang. (F3,dtc-77) |